| Kasih Kekal |
| Salam dari Kasih Kekal - Januari 2006 (hal.1) Sdr. sdri yth, Puji nama Tuhan bahwa di permulaan tahun 2006 ini, Kasih Kekal www.kasihkekal.org dapat merayakan hari ulang-tahunnya yang ketiga. Tuhan Yesus begitu baik bahwa sampai saat ini Dia ijinkan situs ini untuk melayani bangsa Indonesia melalui sarana internet. Terima kasih Tuhan! Baru-baru saja saya membuka sebuah situs lain yang memuat dan mengumpulkan banyak artikel Kristiani. Di waktu itu, meskipun itu sejenak, saya menghela nafas panjang. Terasa demikian terbatas akan waktu dan daya yang saya punya untuk membaca dan mengerti semuanya ini. Belum lagi, yang harus didengar dan dibaca melalui sarana-sarana media lain. Terbersit di hati ini, apalah artinya untuk pribadi ini menulis artikel-artikel yang lain? Sudah terlalu banyak yang ditulis. Saya teringat akan Pengkhotbah 6: 10-11 Apapun yang ada, sudah lama disebut namanya. Dan sudah diketahui siapa manusia, yaitu bahwa ia tidak dapat mengadakan perkara dengan yang lebih kuat dari padanya. Karena makin banyak kata-kata, makin banyak kesia-siaan. Apakah faedahnya untuk manusia? Di dalam keletihan ini, Dia mengungkapkan suatu hal di hati ini. BisikNya, “Kalau engkau melayani untuk ketenaran pribadi, maka sia-sialah semuanya ini. Akan ada selalu penulis-penulis yang lebih indah dan bagus. Akan ada guru-guru yang membuka rahasia Firman lebih dalam dari yang engkau akan pernah mengerti. Bilamana engkau membanting tulang untuk jutaan orang di Indonesia yang mempunyai sarana internet, apakah engkau fikir aku tidak dapat mencapai mereka melalui mimpi di kala mereka tidur?” Jawab hati ini adalah pertanyaan sederhana yaitu, untuk apakah semuanya ini? Tuhan mengingatkan penulis akan 1 Samuel 15: 22 Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan. Tuhan menegur bahwa semuanya ini karena saya harus taat dan mendengarkan perintahNya. Tidak lebih. Jangan kurang. Kalau saya harus menulis artikel-artikel, meskipun hal ini yang tak pernah pribadi ini gemari di waktu sekolah, maka biarlah ada ketaatan di situ. Kalau saya harus berbicara, meskipun nyata gagap lafal ini, maka biarlah ada suara yang lantang dan jelas. Karena alasan inilah situs ini memulai Hening Kasih Kekal di April 2005 yang lalu. Ini adalah sarana audio podcasting, di mana sekitar 10 menit per episode per bulan, situs ini boleh berbicara sepatah kata tentang kebesaranNya kepada kita sekalian. Terbatas? Tentunya. Tetapi doa saya hanyalah agar ada ketaatan penuh akan desakanNya. Di tahun 2005 situs ini juga memulai bagian baru, Lahir Baru lahirbaru.kasihkekal.org, yang berisi artikel-artikel mendasar bagi orang-orang yang mencari Kebenaran dalam nama Tuhan Yesus. Sederhana dan dimaksudkan seperti traktat yang dibagikan kepada umat yang haus akanNya. Tidaklah situs ini sangka bahwa bagian ini adalah suatu yang paling dicari oleh pemirsa yang berkunjung. Ini juga menyatakan betapa terbatasnya pengertian pengasuh situs di kala itu. Untung ada ketaatan agar tetap memulai bagian tersebut. Apakah maksud penulis dari semua ini? Tidaklah lain agar kita sekalian melangkah untuk lebih taat lagi kepada-Nya. Langkah demi langkah! Bukankah kita sekalian sekedar seperti seekor keledai yang Tuhan tunggangi untuk kemuliaan-Nya? Maka bilamana situs ini, bekerjasama dengan anda sekalian, mau menjadi sesuatu yang berguna dan menyenangkanNya, apa yang menjadi misi kita sekalian di tahun-tahun mendatang? selanjutnya (hal. 2) Home Artikel |