Kasih Kekal
                                    
                                                          IMAN
                                                     
LEAH HANAJA                            

Dalam surat kepada orang
Ibrani 11:1b tertulis: “Iman adalah bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”

Untuk banyak orang di antara kita umat Kristen pernyataan tersebut sulit diterima, sebab mereka minta lihat dahulu, baru bisa percaya. Mereka mungkin juga belum pernah mendapat pertolongan dari Tuhan Yesus atas doa-doa mereka yang tidak didasari iman.

Tetapi percayalah dengan keyakinan kepada pernyataan Tuhan Yesus:

“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu.” (Matius 7:7a)

“Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.” (Matius 21:22)

Dan juga baiklah kita mau perhatikan apa yang terjadi pada orang-orang yang datang pada Tuhan Yesus dengan penuh kepercayaan (iman) akan pertolonganNya.

Ada seorang perwira datang kepada Tuhan Yesus mohon pertolonganNya untuk menyembuhkan hambanya yang sakit  lumpuh. Karena perwira itu tidak mau merepotkan Tuhan Yang mau datang ke rumahnya untuk menolong hamba itu, ia berkata:
Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku akan sembuh.”

Tuhan Yesus terheran-heran melihat imannya, lalu Ia berkata:
“Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya!” Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya! (Matius 8: 5-13)

Ada lagi terjadi peristiwa oleh iman yang mendatangkan pertolongan Tuhan secara ajaib, yaitu tercatat dalam
Markus 5: 25-34. Ada seorang perempuan yang sudah duabelas tahun menderita pendarahan. Segala upayanya untuk mendapatkan kesembuhan tidak berhasil, malah keadaannya makin memburuk. Ia mendengar banyak berita tentang Tuhan Yesus. Dan pada suatu waktu Tuhan Yesus berjalan lewat daerah tempat tinggalnya, maka kesempatan itu tidak disia-siakannya; langsung saja ia pergi mendekati Tuhan di tengah kerumunan orang banyak dari belakang. Ia sungguh yakin bahwa ia pasti sembuh, meski hanya menjamah jubah Tuhan Yesus.

                                                               
selanjutnya (hal. 2)

                                                                 Home   Artikel
Home   Artikel