| Kasih Kekal |
| KETULUSAN DAN INTEGRITAS oleh Pdt. Jusuf BS (HAL. 1) Sumber: Majalah Pelajaran ALKITAB TULANG ELISA, Tahun XI, No.59, hal. 19-28, Agustus 2003. 1Raj. 9:4 Maka jikalau engkau berjalan di hadapan hadiratKu seperti ayahmu Daud sudah berjalan itu, dengan sempurna dan tulus hati hendak berbuat segala sesuatu yang telah Kupesan kepadamu dan engkau memeliharakan segala syariat dan syaratKu, (TL) Daftar Isi: I. Arti kata II. Ketulusan diperkenan oleh Tuhan III. Kelebihan dan keindahan orang yang tulus IV. Tidak suci tidak mungkin tulus V. Cerdik seperti ular VI. Dipelihara Tuhan VII. Tidak sampai tersesat VIII. Berbahagia IX. Tidak akan jatuh, dibela Tuhan X. Kesimpulan I. ARTI KATA Berasal dari bahasa Ibrani yaitu Tom, Tummah yang diterjemahkan menjadi integrity dalam bahasa Inggris. Kata ini diserap dalam bahasa Indonesia menjadi integritas dan bisa diterjemahkan menjadi tulus (TL), jujur, sempurna, benar, sederhana, lengkap, segenap hati, tidak bersalah (International Standard Bible Encyclopedia dan Young Concordance). Kata tulus, seperti yang dipakai dalam Maz. 25:21, 26:1, 41:13, 28:72, Ams. 19:1 nampaknya mengandung semua arti yang dimaksudkan. Arti kata-kata ini tampak makin jelas bila kita melihat lawan katanya, yaitu: licik, munafik, penuh dengan tipu daya. Mengapa ketulusan ini penting untuk dipelajari? Sebab ini merupakan salah satu dasar dari kehidupan orang beriman. Salah satu contoh orang yang tulus di hadapan Tuhan adalah Daud. 1Raj. 9:4-5: "Maka jikalau engkau berjalan di hadapan hadiratKu seperti ayahmu Daud sudah berjalan itu, dengan sempurna dan tulus hati hendak berbuat segala sesuatu yang telah Kupesan kepadamu dan engkau memeliharakan segala syariat dan syaratKu, niscaya Kutetapkan kelak tahta kerajaanmu atas orang Israel sampai selama-lamanya, setuju dengan firmanKu yang kepada Daud, ayahmu, bunyinya: Seorang juapun tiada akan terputuskan bagimu daripada tahta kerajaan Israel." Secara ringkas, kata integritas atau tulus dalam Alkitab, mempunyai tiga arti, yaitu: 1. Tidak berdosa, benar, baik dalam ukuran yang penuh misalnya: Ay. 27:5 Dijauhkan aku kiranya dari pada membenarkan kamu; sampai putus nyawakupun tiada kubiarkan kebenaranku diambil dari padaku. (TL) Maz 26:1 Mazmur Daud.-Benarkan apalah halku, ya Tuhan! Karena aku melakukan diriku dengan tiada bersalah dan aku harap akan Tuhan; janganlah beri aku tergelincuh. (TL) 2. Sederhana, lurus hati tidak berbelit-belit berputar-putar, tidak bersiasat, tidak seperti ular, ngulo (bhs. Jawa). Ams. 10:9 Barangsiapa yang berjalan dengan tulus hatinya, ia itu berjalan dengan ketentuan, tetapi orang yang membengkang-bengkokkan jalannya itu kelak akan ketahuan. (TL) Lebih-lebih kalau ada dosa atau maksud jahat yang tersembunyi, supaya tidak nampak, maka orang-orang yang tidak tulus itu banyak berbelit-belit, bersiasat, dan memberi bermacam-macam alasan supaya tidak kelihatan jeleknya. Tetapi orang yang tulus itu bersikap jujur, lurus, tidak berbelit-belit dan terus terang, seperti Yusuf. |