| Home Artikel Kasih Kekal UNTUK APA KITA HIDUP? oleh Pdt. Jusuf BS (HAL. 1) Cuplikan buku dari edisi 1, cetakan 1, Desember 2001 Daftar Isi: Pasal 01. Beberapa macam bentuk kehidupan Pasal 02. Apakah hidup ini berarti. Pasal 03. Pintu menuju hidup yang berarti. Pasal 04. Suatu ciptaan baru dalam Kristus. Pasal 05. Tujuan hidup yang berarti. Pasal 06. Arti hidup ini Pasal 07. Dasar hidup yang berarti. Pasal 08. Bagaimana kita bisa terus, hidup yang berarti? Pasal 09. Menilai buah-buah. Pasal 10. Tumbuh seperti Kristus. Pasal 11. Kesimpulan Pasal 10. TUMBUH SEPERTI KRISTUS Kita kembali memikirkan: apa maksud Tuhan menaruh kita di dunia ini? Mengapa tidak diajak pulang saja sesudah lahir baru, toh sudah selamat? Mengapa kita disuruh melanjutkan hidup di dalam dunia ini yang penuh dengan susah dan pencobaan? Yoh. 16:33 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia. Sebab itu Tuhan Yesus minta kepada Bapa supaya Ia menjaga dan memelihara murid-muridNya selama masih ada di dalam dunia. Yoh. 17:15 Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka daripada yang jahat. Kalau Tuhan tidak mempunyai maksud rencana yang tertentu bagi kita di dunia ini, tentu lebih baik pulang ke Sorga sebab di situ jauh lebih baik dari apapun yang terbaik dalam dunia dan tidak ada resiko ditipu dan diper-dayakan oleh iblis. Apa maksud Tuhan, membiarkan kita hidup di dunia yang penuh dengan aniaya dan penderitaan ini? 1. Supaya kita pergi menyelamatkan jiwa-jiwa lain, sebab Tuhan sudah menyelamatkan kita dan lewat kita Tuhan menyelamatkan jiwa-jiwa yang lain. Ini menjadi buah-buah masing-masing kita dan akan mengikut menyertai kita. 2. Supaya kita diolah untuk menjadi seperti Dia. Ini maksud dan tujuan yang terutama dari Allah! Supaya kita tumbuh dan diolah sehingga makin lama makin menjadi seperti Kristus dan akhirnya menjadi sama seperti Kristus. Ini rencana Allah yang utama, sebab untuk inilah Ia menciptakan kita supaya kita diolah dan dirubah menjadi seperti Dia. Ini tujuan akhir dan tujuan utama dari Tuhan dalam menciptakan manusia. Yoh.10:35 Jikalau kepada orang-orang yang sudah disampaikan Firman Allah itu dipanggil alah, (maka isi Alkitab itu tiada dapat dibatalkan), (TL) Allah tidak membuat manusia untuk mengisi Neraka, tetapi untuk mengolahnya menjadi sama seperti Dia sendiri. Ini suatu rencana yang luar biasa. Allah menciptakan suatu ciptaan yang kemudian akan menjadi seperti Dia sendiri; memang tidak setingkat dengan Dia tetapi dibawahNya, namun dalam jenis dan keadaan yang sama, luar biasa. Manusia dijadikan seperti Kristus dan Kristus menjadi kepala dan manusia yang sudah sempurna diolah untuk menjadi tubuhNya. Ef. 1:22-23 Ini rencana yang luar biasa dan sangat mulia. Jadi: a. Ada target yaitu menjadi seperti Kristus. 1 Yoh. 3:2 b. Ada batas waktu tertentu yaitu selama hidup di dalam dunia, hanya selama di dunia saja, pengolahan itu bukan di dalam Sorga, Kesempatan untuk, untuk diolah itu hanya di dunia. Home Artikel Hal. 2 Hal. 3 |