Kasih Kekal
Yonathan -- Memilih Kekekalan (hal. 2)

Sementara itu, apa yang Yonathan perbuat di dalam sisa hidupnya?

Pertama, Yonatan mengasihi Daud (1 Sam.18:2-3). Umat kristen mencintai Yesus dan menambatkan hati kepada-Nya untuk selama-lamanya.

Yos.24:15: “Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!"

Kedua, Yonatan mengadakan perjanjian dan meminta Daud untuk menjaga anak keturunannya (1 Sam.20:14-17).  Umat kristen memohon untuk Tuhan saja yang menjaga anak keturunan dan hasil jerih payah pelayanan kita.

1 Taw.17:25-27:  “Sebab Engkau, ya Allahku, telah menyatakan kepada hamba-Mu ini, bahwa Engkau akan membangun keturunan baginya. Itulah sebabnya hamba-Mu ini telah memberanikan diri untuk memanjatkan doa ke hadapan-Mu. Oleh sebab itu, ya TUHAN, Engkaulah Allah dan telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu. Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk selama-lamanya. Sebab apa yang Engkau berkati, ya TUHAN, diberkati untuk selama-lamanya."

Ketiga, Yonatan, seorang satria, gagah berani dan setia sampai akhir hidupnya (2 Sam.1:1-14). Umat kristen terus melawan si jahat tanpa hentinya, membela Kerajaan Surga dengan gagah berani dan melayani Raja segala Raja  dengan setia, sampai pada akhir hidup kita yang fana ini.

Ef.6: 11-12: “Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.”

2 Kor.4:16-17: “Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.”


Fil.3:14: “...dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.”

Akhirnya,  pinta kami kepada-Nya adalah hanya untuk mendengar Dia berkata:

“... Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu (Mat.25:21).”
balik ke hal. 1

Semua ayat-ayat dikutib dari Alkitab Terjemahan Baru (c) Lembaga Alkitab Indonesia, 1974.
Hak Cipta © Kasih Kekal 2003-2005.
Home
Home