| Kasih Kekal |
| Lidah-Siapakah Yang Berani Masuk ke Medan Peperangan Ini?
(Hal. 2) Maka daripada itu, sangatlah amat penting bahwa hati kita bersedia untuk sepenuhnya dikuasai, diolah dan dibentuk oleh Pencipta Agung itu. Ini adalah sesuatu yang tidak langsung terjadi pada saat kita bertobat. Bagaimanakah hal ini bisa terjadi? Ul. 30:6 “Dan TUHAN, Allahmu, akan menyunat hatimu dan hati keturunanmu, sehingga engkau mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, supaya engkau hidup.” Rm. 2:29 Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah. Jawaban singkat: Penyunatan hati. Apakah arti sunat hati? Kol. 2:11 Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa Perhatikan akan hal berikut: Penanggalan akan tubuh yang berdosa.Ya dan benar bahwa dosa kita sudah ditebus oleh kematian Kristus. Tetapi, Kol. 2:11 juga menyatakan bahwa ada proses "penanggalan" akan tubuh yang berdosa. Ini adalah sesuatu yang progresif dan dilaksanakan setelah pertobatan kita dan sampai pada akhir hidup kita di dunia yang fana ini. Kej. 17 menceritakan kisah Abraham yang mendapatkan perintah Tuhan untuk menyunat seluruh lelaki di keluarganya sendiri, keluarga budaknya dan melingkupi dewasa dan anak-anak. Setelah itu, setiap bayi pria bangsa Israel akan juga disunat pada waktu dia berumur 8 hari. Apakah arti sunat hati (penanggalan akan tubuh yang berdosa) dengan melihat apa yang terjadi di sunat lahiriah? a) Perjanjian "Covenant" yang menandakan (Kej. 17:12) bahwa perjanjian Allah dengan kita itu kekal. Seperti Abraham diperintahkan untuk menyunat seluruh keluarga dan budak-budaknya, kita dengan SEMUA yang kita punya akan setia dan turut akan perintah-Nya. Apakah dengan sepenuh hati (dan bukan karena tradisi atau latah) kita bersedia berjanji untuk setia kepadaNya dan memulai proses penanggalan tubuh yang berdosa ini? b) Sunat terjadi di umur 8 hari, di usia sangat muda belia. Janganlah karena kita "kasihan" terhadap umat Kristen yang baru, maka kita menunda-nunda proses ini. Janganlah berpikir seperti berikut, "Nanti saja kalau dia sudah lebih tahan sakit". Tidak! Perlu segera diajarkan bahwa hidup yang lama perlu segera ditanggalkan. c) Sunat adalah sesuatu yang sangat menyakitkan dan tidak mudah. Perlu umat Kristen dewasa melindungi dan menjaga "bayi Kristen" yang sedang menjalani hal tersebut. Dan, meskipun menyakitkan, umat Kristen dewasa bergembira dan memuji Tuhan karena mereka mengerti implikasi dari peristiwa ini. d) Sunat dilakukan di satu anggota tubuh yang menentukan "kesuburan dan buah" dari insan ini pada waktu dia menginjak usia dewasa. Bilamana hati kita tidak mengalami ini, maka buah-buah dari hidup Kristiani kita di masa depan akan terpengaruh. Juga ini dilakukan atas sesuatu anggota tubuh yang "tersembunyi dan penuh rahasia". Janganlah umat Kristen yang lebih dewasa membeberkan proses ini kepada pihak-pihak lain yang tidak ikut berkepentingan. Jaga! Bilamana setiap insan bersedia untuk menyatakan dan meminta kepada Tuhan agar supaya penyunatan hati dan penanggalan tubuh yang berdosa, maka penulis percaya bahwa cepat atau lambat hati kita bakal dirombak. Berdoalah supaya hati kita masing-masing mulai "diolah" olehNya. Adakan perjanjian denganNya. Ini lebih dari keselamatan. Memang, ini akan menyakitkan. Tetapi, jangan kuatir, umat percaya dan terutama, Roh Kudus, akan menjaga, membimbing dan melindungimu. Maka dari lidah kita akan keluar sumber air yang menyejukkan, berkat, hormat, sembah, puji syukur, karunia-karunia dan kerendahan hati. Halleluya!!! Semua ayat-ayat dikutib dari Alkitab Terjemahan Baru (c) Lembaga Alkitab Indonesia, 1974. Hak Cipta © Kasih Kekal 2003-2005 Home -- Hal. 1 |