| Home Artikel Kasih Kekal Tempat Tujuan Terakhir oleh Leah Hanaja Masa kini orang gemar sekali berpergian, baik ke tempat-tempat dekat maupun yang jauh. Berwisata sudah menjadi satu bentuk hobby untuk tua dan muda. Sejalan dengan berkembangnya berwisata, maka dimana-mana travel biro menawarkan perjalanan-perjalanan (tour) yang menarik sekali, sehingga seluruh dunia ini dijelajahi para turis.ke pegunungan , ke pantai laut, ke kota-kota metropolitan, ke daerah-daerah dengan lingkungan alam yang indah, kemanapun orang bisa pergi asal mempunyai uang. Ke penjuru manapun : Timur, Barat, Utara, dan Selatan bukan merupakan masalah. Benar, namun semua kepergian itu tetap berkutat di area bumi saja! Pernahkah terpikirkan kita (pada saat-saat berdiam diri) bahwa ada perjalanan ke satu tempat yang tidak dapat kita capai sementara kita di dunia ini ?? Tempat itu letaknya amat jauh dan melintasi segala langit. Namun, tempat itulah bakal menjadi tempat tujuan perjalanan kita terakhir dari dunia (the destination of our last voyage from earth). Mau tidak mau, satu kali kita harus meninggalkan dunia ini, satu ayat dari kitab Ibrani 9:27 adalah demikian : "Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,.." Sebagaimana dinyatakan Firman, kita sudah ditetapkan untuk mati sekali saja, maka jelaslah dalam hal ini tidak ada tawar-menawar, lagipula waktu dan saat kepergian itu juga tidak dalam wewenang kita.Tetapi syukurlah oleh kasih, kemurahan Tuhan Yesus Kristus kepada kita diberi hak untuk peroleh (atau tolak) kepastian dapat mencapai tempat tujuan perjalanan terakhir kita : yaitu dirumah Bapa di surga. Inilah pernyataan Tuhan Yesus tentang tempat tersebut : "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada." (Yoh 14:1-3). Lebih lanjut dijelaskanNya : "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh 14:6) "Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. (Yoh 14:11) Dari pernyataan Tuhan itu kita umat Kristus mendapatkan pengertian : 1. Bahwa segala jalan dan upaya apapun yang orang mau tempuh untuk dapat sampai masuk di surga akan sia-sia, kalau dalam upaya itu Tuhan Yesus tidak diminta pimpinan dan pertolonganNya. 2. BahwaTuhan Yesus tidak minta jasa-jasa apapun dari kita, hanya percaya saja bahwa Yesus itu Tuhan dan Allah Bapa juga. Itu saja! It's so simple! Amin. Semua ayat-ayat dikutib dari Alkitab Terjemahan Baru (c) Lembaga Alkitab Indonesia, 1974. Hak Cipta © Kasih Kekal www.kasihkekal.org 2003-2005 Home Artikel |