Send As SMS

August 1, 2005

 

HENING Kasih Kekal - Agustus 1, 2005 - Mengundang Roh Kudus Untuk Berkarya


Marilah mendengarkan rekaman audio/podcasting:

Hening Kasih Kekal, Agustus 1, 2005 [9.5 min./.mp3/1.1 MB] - Mengundang Roh Kudus untuk Berkarya

Tuhan Yesus memberkati.

Hak cipta/Copyright (c) Kasih Kekal www.kasihkekal.org 2005. All rights reserved.

Teks:

Terpujilah NamaNya, Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat, kalau saya, Jonathan K. Tunggal, dapat sekali lagi berbincang-bincang dengan anda melalui acara Hening Kasih Kekal; berikut ini adalah episode bulan Agustus 2005 dan saya berdoa bahwa sarana audio ini akan terus mengijinkan Roh Kudus untuk terus membimbing kita semua agar tambah hari tambah mengasihi Tuhan Yesus.

Sdr Sdri, hari-hari ini saya bertambah kagum akan kasih setiaNya kepada umat percaya. Di situs Kasih Kekal sendiri, di www.kasihkekal.org, kami merasakan bahwa Ia terus berkarya dengan heran. Baru-baru saja, setelah suatu kolom pemikiran untuk Jurnal Kasih Kekal ditulis dan diselesaikan, kami disadarkan, bahwa tulisan singkat tersebut adalah kolom yang ke-100 sejak Jurnal Kasih Kekal dimulai di bulan February 2005. Oh terima kasih Tuhan, kalau Engkau terus beserta dengan kami. Kami sendiri geleng-geleng kepala bagaimana itu mungkin. Hanya dimulai dengan langkah sederhana untuk menulis pengertian-pengertian yang terbersit di dalam renungan pribadi, tanpa disangka sudah sampai yang ke-100. Prasarana terbatas, tetapi Ia yang ada di dalam hidup kita sekalian, sangat besar! Ia yang memungkinkan semua ini terjadi.

Tetapi, sadarkah kita sekalian bahwa Ia, Roh Kudus, yaitu Roh dari Tuhan Yesus itu sendiri, yang ada di dalam hidup setiap orang percaya, adalah teramat sangat penuh kuasa dan hikmat? Mungkin ini sudah saya sampaikan di episode-episode yang lalu, tetapi terkadang kita, termasuk saya yang mengatakannya, masih kurang mengerti sepenuhnya akan ajaib kuasaNya. Kalau kita mengijinkan Dia untuk tambah hari, terus-menerus, tanpa batas, menguasai dan mengambil alih hidup kita, maka Nama Tuhan akan dipermuliakan. Marilah kita baca 2 ayat berikut di Lukas 2: 40 dan 52. Harap disimak bahwa yang dimaksud dengan kata anak di sini adalah Tuhan Yesus sendiri.

Ayat 40: Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.

Ayat 52: Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.

Sdr, sdri, kita sekalian harus seperti Yesus. Hidup rohani kita harus bertambah besar dan menjadi kuat dan penuh karunia. Dengan tentunya akan ada tambah hikmat. Mungkin ada pertanyaan, Itu kan Tuhan Yesus? Dia kan Tuhan. Sdr-Sdri, jangan berfikir demikian.

Mari kita baca Lukas 1: 80:

Adapun anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. Dan ia tinggal di padang gurun sampai kepada hari ia harus menampakkan diri kepada Israel.

Yang dimaksud dengan kata 'anak' di sini adalah Yohanes Pembaptis. Ini bukti bahwa bukan saja ini untuk Tuhan Yesus, tetapi juga untuk manusia biasa.

Tetapi semua ini mungkin karena Roh Kudus, yang adalah Roh dari Tuhan Yesus sendiri, dan yang ada di dalam hidup kita, akan membawa kita sekalian untuk bertambah besar, kuat, bertambah hikmat dan karunia. Ini kalau kita ijinkan Tuhan untuk berkarya! Kalau kita sekalian tidak bersedia untuk kita makin berkurang, dan Dia makin bertambah, ya tentu saja Roh Kudus tidak akan memaksa.

Mungkin ada keragu-raguan bahwa kuasaNya dapat terpancar dari hidup kita, orang-orang awam. Oh Sdr Sdri, jangan ragu-ragu! Kalau kita membiarkan Dia berkarya, dunia melihat itu, meskipun kita sendiri tak menyadari. Dunia dan orang-orang di sekitar kita sedang menyorot dan memperhatikan Pribadi Ilahi yang ada di dalam hidup kita, tanpa anda sendiri ketahui. Coba tanya kepada Tuhan untuk membuka mata kita dan tentunya dengan segala kerendahan hati, agar kita dapat melihat terang yang terpancar dari hidup kita sekalian umat percaya!

Akhir-akhir ini situs Kasih Kekal ini melihat bagaimana Ia boleh berkarya dengan heran. Dia selalu bekerja tanpa bisa ditebak atau sesuai dengan ambisi kedagingan manusia, tetapi sekali lagi, kalau kita ijinkan, Ia akan berkarya. Tetapi karena itu, Ia mengingatkan saya dengan ayat berikut. Mari kita simak:

Amsal 17: 27, 28

Orang yang berpengetahuan menahan perkataannya, orang yang berpengertian berkepala dingin. Juga orang bodoh akan disangka bijak kalau ia berdiam diri dan disangka berpengertian kalau ia mengatupkan bibirnya.

Ia mengingatkan dengan keras agar situs Kasih Kekal, dan juga kita sekalian untuk sangat menyimak apa yang kita semua katakan. Ini memang agak problematik. Situs Kasih Kekal beserta dengan artikel, kotbah dan kesaksiannya, Sarana Audio Podcasting Hening Kasih Kekal, Sarana Jurnal Kasih Kekal, semua ini, lah namanya ini adalah sarana media, adalah dasarnya berisi banyak kata dan ucapan.

Tetapi Tuhan mengingatkan. Hati-hatilah! Kendalikan mulut ini! Waspadalah! Jadilah Bijak! Saya percaya kalau Roh Kudus yang memimpin, mengawasi dan membimbing, yang keluar adalah hal-hal yang baik dan bijak.

Saya pribadi belajar bilamana saya sendiri terlalu banyak bicara, maka yang keluar adalah kebodohan. Lagipula, ayat 28 mengajarkan kalau saya, orang yang bodoh ini, kalau saya belajar untuk berdiam diri dan membiarkan Roh Kudus untuk berkarya, enak juga kalau saya dianggap lebih pandai dibandingkan segala keterbatasan saya! Ya, memang kalau kita ikut Tuhan, kita akan selalu dibawa terbang tinggi.

Jadi, pada akhirnya, marilah berdoa bersama-sama meminta Dia untuk mengambil alih hidup kita.

Bapa Yang di surga, kami menyadari betapa terbatasnya kemampuan kami. Tetapi kami juga tahu, Tuhan, bahwa ketika kami mengaku bahwa Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kami, RohMu sendiri, Roh Kudus itu mulai hidup dan bersemayam dalam hidup kami. Maka itu Tuhan, kami undang Engkau Roh Kudus, untuk lebih berperan lagi, bahkan berperan tanpa batas di dalam hidup kami. Roh Kudus, ambil alih kendali pimpinan jalan hidup ini. Kuasai setiap pikiran, pendengaran, perkataan, dan perbuatan, bahkan setiap kerling mata dan denyut nafas kami, agar NamaMu dan hanya NamaMu, Yesus Kristus Tuhan, boleh tambah hari tambah dipermuliakan di hidup kami ini. Terima kasih Roh Kudus karena Engkau sudi untuk hidup dan berkarya. Dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa.

Sdr Sdri, demikianlah Hening Kasih Kekal untuk episode bulan Agustus 2005. Sampai berjumpa dan Tuhan Yesus memberkati anda sekalian dengan RahmatNya yang tanpa batas.


Hak cipta/Copyright (c) Kasih Kekal www.kasihkekal.org 2005. All rights reserved.


Comments:
Selamat pagi! nama saya joanna dan saya tinngal di Australia. Saya belajar bahasa indonesian di sekolah. Saya suka sekali podcast ini.
 
Post a Comment

<< Home My Odeo Channel

This page is powered by Blogger. Isn't yours?