Send As SMS

January 3, 2006

 

HENING Kasih Kekal - Januari 2006 - Mempersiapkan dan Meluruskan Jalan Tuhan


Marilah mendengarkan:

Hening Kasih Kekal, Jan 1, 2006 [10.5 min./.mp3/1.45 MB] - Mempersiapkan dan Meluruskan Jalan Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati.

Hak cipta/Copyright (c) Kasih Kekal www.kasihkekal.org 2006. All rights reserved.

Teks:

Selamat berjumpa, sdr sdri yth, di Hening Kasih Kekal episode Januari 2006. Saya Jonathan K Tunggal, atas nama Kasih Kekal www.kasihkekal.org mengucapkan Selamat Tahun Baru 2006. Saya percaya bahwa kalau kita sekalian sungguh-sungguh taat kepada Tuhan Yesus, maka berkat karunia dan kasihNya akan makin berlimpah di hidup kita dan keluarga kita sekalian di tahun 2006 ini.

Bagaimana keadaan anda sekalian? Saya percaya bahwa di Natal yang baru lewat ini, kita sekalian mendapatkan pengertian yang baru tentang Juru Selamat kita yang tercinta itu. Biarlah pengertian ini menjadi hidup, dan bukan saja sekedar menjadi pengetahuan di hidup rohani kita masing-masing.

Sdr-sdri, suatu kotbah yang saya telaah di Natal 2006 adalah suatu pesan untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan. Mari kita baca ayat berikut sebagai dasar.

Yesaya 40: 3

Ada suara yang berseru-seru: "Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!

Pada waktu saya mendengar pesan itu, perhatian saya terpusat akan kata padang belantara. Saya mendapat pengertian bahwa padang belantara itu adalah tempat yang tandus, yang sulit dan yang belum terjamah. Satu hal yang saya langsung teringat adalah akan Kasih Kekal dan sarana audio podcasting Hening Kasih Kekal ini.

Sdr sdri, sarana internet, apalagi mp3 dan podcasting, di Indonesia masihlah belum tersebar luas. Boleh dikatakan ini adalah masih sebuah padang belantara. Tidak sampai 10% dari penduduk Indonesia yang mendapatkan sarana ini. Tetapi kalau kita sekalian, boleh bekerja sama dan sebagai gantinya, mendapatkan berkat melalui sarana media ini, kita sungguh sudah mendapat kemurahan. Juga adalah kemurahan yang besar kalau situs Kasih Kekal ini, dengan segala kesederhanaannya, sudah boleh berjalan tetap untuk 3 tahun, membagikan berkat kepada kita sekalian, dan boleh memasuki tahun ke-4. Halleluya!

Tetapi sdr-sdri, masih perlu diingat bahwa sarana internet, yang seakan-akan seperti padang belantara, adalah masih sangat tandus. Pemirsa sendiri sangat menyadari akan banyak hal-hal lain di internet yang tidak berguna, dan boleh dikatakan hal-hal itu seperti “semak belukar”, yang bercokol dan merusak. Sdr-sdri, Tuhan berfirman agar kita, semua dari kita sekalian, meluruskan padang belantara dan mempersiapkan jalan raya bagi Allah kita. Bagaimana? Sederhana saja, sdr sdri, pergunakanlah sarana ini dengan baik. Apa yang kita baca, dengar, kirim kepada sekeliling kita, biarlah itu menjadi garam dan terang. Ini bukanlah suatu pesan yang terlalu dalam, tetapi biarlah kita sekalian mulai mengolah tanah yang tandus ini, memberi hidup, petak demi petak. untuk kemuliaanNya.

Yang Tuhan minta adalah persiapan sebuah jalan raya. Untuk apa? Agar Dia, Tuhan Yesus Kristus dengan segala kemuliaan dan keagungan-Nya boleh lewat. Jadi, itulah kerinduan saya, dengan bekerja sama dengan anda sekalian, agar sarana ini berguna. Anda sekalian dapat mengundang rekan-rekan yang mencari Kebenaran untuk mengunjungi LahirBaru.kasihkekal.org, suatu bagian dari situs ini untuk orang-orang yang bertanya-tanya tentang dasar iman kita. Ataupun beritahukan sajalah alamat situs ini maupun situs-situs Kristiani lain kepada mereka. Biarlah kita sekalian menjadi keledai-keledai yang Tuhan tunggangi, dan supaya orang-orang di sekitar kita boleh bersorak Hosana! Hosana! Kepada siapa sdr sdri? Tentunya kepada-Nya, Tuhan Yesus.

Pertama kita telah berbicara tentang persiapan jalan raya. Kedua, bagaimana meluruskan jalan tersebut. Sdr-sdri, jalan kita harus ada jalan harus ada tata cara dan kebenaran dalam melakukan segala hal. Banyak hal yang kami harus belajar tentang tata cara etika hidup di bawah kedaulatan Tuhan, tetapi ayat berikut di Matius 12: 18-19, sangat berbicara tentang satu hal tentang bagaimana kami harus bersikap.

Matius 12: 18-19

"Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa. Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan.

Setiap langkah yang Tuhan Yesus lakukan adalah karena Roh Tuhan yang ada padaNya. Kemudian, Ia tidak perlu berbantah dan berteriak ketika memperdengarkan suaraNya, tetapi dengan kuasa Surgawi, Ia bertindak. Sdr-sdri, kita sekalian belajar untuk mendengarkan suara Roh Kudus yang ada di dalam hidup orang percaya dan taat akan perintahNya. Tidak perlulah kita berteriak dan berbantah! Tidak perlulah kita memaksakan Firman Tuhan kepada orang-orang di sekitar kita yang menolak kebenaran! Sebagaimana contoh, tahun 2005, saya bersama-sama anda sekalian membagikan artikel-artikel di LahirBaru.kasihkekal.org Tidak ada strategi marketing yang mutakhir. Tidak ada cara-cara yang memaksakan dan dalam tanda kutip “ngotot”. Tentunya ada perencanaan, usaha dan sebagainya. Tetapi yang terpenting adalah bahwa pergumulannya justru di dalam doa-doa saya dan anda sekalian. Di SITULAH ada kuasa, kuasa di dalam nama Tuhan Yesus. Dan ternyata, banyak jiwa merenungkan artikel-artikel tentang Kelahiran Baru. Sdr-sdri, siapakah kita ini? Tidak ada kemampuan sama sekali, tetapi Ia berikan kuasaNya yang luar biasa melalui hidup kita sekalian. Puji NamaNya!

Sdr Sdri, marilah kita belajar terus untuk mempersiapkan jalan untuk Tuhan dan meluruskannya. Bukan saja di situs ini. Tetapi, bagaimana dengan hati kita sekalian? Ini jauh lebih penting Apakah hati kita ini masih berbentuk padang belantara yang tandus? Belum berbuah dan belum memberi kehidupan? Mari, mari dengan segera kita persiapkan jalan di hati ini. Bagaimana? Bersekutu, berdoa, membaca Firman Tuhan lebih lagi di tahun yang baru ini. Dan saya percaya bahwa lambat atau cepat, Air Hidup itu mulai memancar keluar dari hidup kita masing-masing. Kita tidak perlu berteriak-teriak ataupun berbantah tentang Air Hidup itu di hidup kita. Memang kita harus menyaksikan cinta kasihNya, tetapi, bilamana ada sumber air terpancar dengan deras melalui hidup kita masing-masing, maka orang-orang yang rindu akan kehidupan akan dengan sendirinya berduyun-duyun datang untuk menikmati dan menyaksikan kemurahan yang Tuhan berikan melalui hidup kita.

Marilah saya tutup episode Hening Kasih Kekal, yang sederhana ini untuk bulan Januari 2006 dengan ajakan agar kita semua mempersiapkan dan meluruskan jalan bagi Tuhan , tentunya dengan pertolongan Roh Kudus, di hidup kita masing-masing. Saya percaya bahwa tahun ini, kemuliaan, keagungan, kasih setia dan kemurahanNya akan terpancar dengan deras dan tanpa batas di hidup kita; dan oleh karenanya, hidup kita akan mengairi padang belantara, yaitu dunia yang haus akan cinta kasih dan kebenaran di dalam nama Tuhan Yesus. Tuhan memberkati dan menyertai anda sekalian.

Copyright © 2006 Kasih Kekal www.kasihkekal.org


Comments: Post a Comment

<< Home My Odeo Channel

This page is powered by Blogger. Isn't yours?