A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal

30.4.10

This blog has moved


This blog is now located at http://jurnal.kasihkekal.org/.
You will be automatically redirected in 30 seconds, or you may click here.

For feed subscribers, please update your feed subscriptions to
http://jurnal.kasihkekal.org/feeds/posts/default.

17.9.08

Pribadi Yang Suka Memberi


Kejadian 1: 27-28


Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Apakah yang Allah lakukan pertama kali setelah menciptakan manusia? Memberikan hukumNya, memarahi dan menghajar mereka ataupun meminta sesuatu dari ciptaan-Nya? Tidak. Ia memberkati manusia.

Ini menunjukkan bahwa Allah adalah Pribadi yang suka memberi. Janganlah kita allergi dengan omongan berkat. Kita butuh berkat Allah. Kita tidak bisa hidup tanpa berkatNya. Haruslah kita harapkan berkat dari Allah, dan bukan janji dunia yang hampa.

Labels:

16.9.08

Berbondong-bondong


Matius 19: 2


Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan Iapun menyembuhkan mereka di sana.

Ada kuasa Tuhan ketika umatNya secara kolektif (jamak, berbondong-bondong) datang kepada Dia. Kabar keselamatan sering kali disampaikan secara "one on one meeting" pembicaraan 4 mata (ingat: Tuhan Yesus dan Nikodemus, Filipus dan Sida-Sida Etiopia), tetapi mujizat Tuhan sering terjadi ketika umatNya bersama-sama mencariNya dalam kesatuan. Maka perhatikanlah dua aspek ini. Pembicaraan 4 mata dengan Tuhan akan menghasilkan pengenalan akan Tuhan, tetapi ada kuasa mujizat yang sungguh nyata bilamana umatNya bersatu hati mencari Tuhan Yesus.

Ia berkarya ketika kita BERUSAHA mencari Dia.


Labels:

5.6.08

Gelisah dalam Pelayanan


Tanya:


Syaloom saya mau tanya seputar kerohanian soal nya saya masuk dalam pelayanan yg ada kesembuhan, mujijat, nebuatan, pelepasan tapi hati saya kok bertentangan dengan apa yang saya lihat, bukan berarti saya tidak percaya sama mujijat . saya terus bergumul dalam hati saya sering berontak dan bergumul tolong penjelasan dan doanya.


Jawab:

Yth.,

Saya bersyukur bahwa anda sudah rindu untuk melayani Tuhan Yesus. Sangatlah normal bilamana kemudian timbul pertanyaan dalam perjalanan iman ini.

Firman Tuhan di Roma 4: 17 berkata bahwa:

Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Ayat ini mengajar bahwa di dalam Tuhan, Roh Kudus akan menyatakan kebenaran dan memberi anda damai sejahtera dan sukacita. Bilamana selama ini anda belum mengalami ini dalam pelayanan ini, maka anda harus berdoa kepada Allah Roh Kudus untuk bimbingan dan petunjuk. Sudahkan anda berdoa?

Tujuan dari mujizat adalah untuk memberi kelegaan; tujuan pelepasan adalah untuk memberi kebebasan dari iblis, tujuan dari nubuat adalah untuk memberi petunjuk, dorongan dan semangat supaya terus dalam kehendak Tuhan. Hal-hal ini perlu dan Allah Bapa berikan semua ini sampai saat ini bagi gereja-Nya.

Tetapi, apa gunanya semua ini bilamana tidak damai sejahtera dan sukacita? Berdoalah apakah selama ini wadah ini memberi sukacita dan damai sejahtera bagi anda dan bagi yang dilayani. Bilamana ya, tetaplah setia. Bilamana tidak, berdoalah kepada Tuhan supaya memberi petunjuk di mana anda dapat melayani dan buah Roh Kudus boleh sungguh nyata. Pastilah Roh Kudus akan memberi petunjuk dengan terang, tegas dan jelas.

Saya berdoa bahwa anda boleh dipakai Tuhan sendiri untuk menjadi hamba Tuhan yang luar biasa, Roh Kudus yang ada di dalam anda adalah Roh Tuhan sendiri dan oleh karenaNya, pelayanan anda akan berbuah-buah dengan tak berkesudahan. Tuhan memberkati.

Kasih Kekal





Labels: , ,

28.5.08

Ada Harapan


Pengkhotbah 9: 4


Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati.

Terkadang aku kecil hati dan merasa hidup ini tertekan. Jadi, apa bedanya dengan orang fasik? Ternyata satu hal, karena Roh Tuhan hidup dalamku dan oleh karenaNya aku hidup, maka aku boleh punya harapan. Itulah bedaku!! Ada harapan, ada iman, hati Tuhan disenangkan oleh percayaku, belas kasihan-Nya luluh, Ia pasti akan lakukan mujizat besar di hidupku. Halleluyah!

Labels: , ,

9.5.08

Nilai Talenta


Matius 25: 24-25


Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.


Hamba yang malas ini sama dengan kebanyakan dari kita sekalian. Dia merendahkan nilai dari apa yang telah diberikan oleh Tuhan. Aku baru saja belajar bahwa sebagai ukuran harga uang, talenta berbicara selalu tentang berat ukuran emas atau perak dan 1 talenta sama dengan 33 kilogram dari emas atau perak. 33 kilogram emas atau perak??? Itu jumlah yang sangat besar dan berharga. Dengan harga emas hari ini, jumlah itu hampir mendekati 1 Milyar rupiah (U$850 ribu). WAHHH! Dan hamba ini mengatakan bahwa itu tidak cukup sebagai modal?

Aku seringkali merendahkan atau tidak tahu nilai dari entah itu bakat, modal, atau sesuatu yang telah diberikan Tuhan kepadaku. Bukankah aku sering mengatakan tidak cukuplah, tidak bisalah, tidak mungkinlah, terlalu kecillah, terlalu bodohlah ini dan itu dalam hidup ini.

Tidak! Jangan menggerutu dan mengasihani diri saja! Percayalah bahwa yang sudah diberikan Tuhan adalah luar biasa! Olah, kembangkan, tuaikan, karyakanlah! Apa lagi Roh Tuhan sudah ada di dalam diriku!

Labels: ,

19.1.08

Doaku Dikenal


Mazmur 72: 20

Sekianlah doa-doa Daud bin Isai.

Tuhan mengenal doa-doa seseorang. Di sini Ia mengenal bahwa Daudlah yang memanjatkan doa-doa tersebut. Ini berarti bahwa Ia mengenal dan memperhatikan asal-muasal "pengarang" doa yang dipanjatkan setiap satu pribadi. Jadi, doa-doaku, Ia tahu dan mendengar!

Terima kasih Tuhan, Engkau mengenal doaku secara khusus. Aku mau terus percaya bahwa Engkau menjawab doa-doaKu!

Labels:

11.1.08

Ditinggikan di antara Bangsa-Bangsa


Mazmur 46: 11


"Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!"

Adalah suatu "mimpi" bilamana aku dapat menyaksikan kebaikan dan kemurahan-Nya di antara bangsa-bangsa. Bukan saja suatu idaman untuk sekedar bertamasya ke luar negeri, tetapi alangkah ajaib dan indah bilamana aku melihat bahwa sungguh Ia ditinggikan di seluruh dunia.

Tuhan, biarlah aku melihat dan merasakan kuasa dan kemurahan-Mu di antara bangsa-bangsa!

3.1.08

Setia dan Taat kepada Otoritas


Lukas 2: 51


Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka.

Yesus tetap bersedia di bawah asuhan orang-tuaNya. Ketika Tuhan Yesus mengajar, Ia selalu mengatakan bahwa Ia taat kepada Bapa Yang di surga. Ini salah satu buktinya; Ia taat juga kepada orang tuanya. Adalah omong kosong seseorang mengatakan bahwa ia taat kepada Bapa, tetapi tidak menghormati orang-tuanya.

Tuhan, aku mau belajar setia dan taat kepada otoritas yang Kauberikan kepadaku di bumi ini!



21.11.07

Dijadikan Dan Dibentuk!


Mazmur 119: 73


Tangan-Mu telah menjadikan aku dan membentuk aku, berilah aku pengertian, supaya aku dapat belajar perintah-perintah-Mu.

Tangan Allah telah menjadikan manusia sesuai dengan gambar dan rupa-Nya. Luar biasa! Kurang apa lagi? Berarti aku sudah sempurna? Tetapi mengapa kalau sudah begitu, Daud masih meminta pengertian, supaya manusia boleh belajar perintah Tuhan?

Ini berbicara tentang proses perkembangan, pendewasaan, bahkan penyempurnaan dari hidupku. Meskipun aku telah dijadikan sesuai dengan gambar dan rupa-Nya, tetapi aku harus juga terus dibentuk! Seperti penciptaan sebuah mobil, bagian-bagiannya sudah tercetak, tetapi masih perlu dirakit agar berfungsi dan berfaedah.

Tuhan, bentuklah hidupku!

14.11.07

Jika Raja Menganggap Baik


Nehemia 2: 7


Berkatalah aku kepada raja: "Jika raja menganggap baik, berikanlah aku surat-surat bagi bupati-bupati di daerah seberang sungai Efrat, supaya mereka memperbolehkan aku lalu sampai aku tiba di Yehuda.

Nehemia menggunakan kalimat 'Jika raja menganggap baik' kepada raja Artahsasta. Kalau aku sekarang meminta sesuatu kepada Raja di atas segala Raja, tahukah aku apa yang Ia anggap baik? Mudah sekali mengetahuinya. Apa yang Tuhan tulis di Firman-Nya, itulah yang benar dan baik. Asal aku minta dan berdoa berdasarkan Firman-Nya, bukankah Ia akan menganggap itu baik adanya dan akan memberikannya?

Labels: ,

8.11.07

Membangun Kembali


Nehemia 2: 5

kemudian jawabku kepada raja: "Jika raja menganggap baik dan berkenan kepada hambamu ini, utuslah aku ke Yehuda, ke kota pekuburan nenek moyangku, supaya aku membangunnya kembali."

Hati Nehemia tertambat ke Yehuda, tempat nenek-moyangnya berasal. Bagaimana dengan hatiku? Ingatkah aku akan asal-usulku di mana aku dilahirkan baru dalam Kristus? Apakah aku mementingkan pembangunan Kerajaan Bapaku? Maukah aku diutus dan memikirkan akan puing-puing yang terserak, yaitu jiwa-jiwa yang terhilang?

Bapa, aku mau ikut serta membangun Kerajaan Surga! Biarlah Engkau memakaiku untuk menjangkau jiwa-jiwa!

Labels: , ,

6.11.07

Kalau Ditanya


Nehemiah 2: 4


Lalu kata raja kepadaku: "Jadi, apa yang kauinginkan?" Maka aku berdoa kepada Allah semesta langit, kemudian jawabku kepada raja:

Kalau ditanya orang, apalagi ditanya atasan, apalagi ditanya raja, jangan asal langsung buka mulut saja. Berdoa dululah! Minta diberi jawaban yang tepat dan seperti Nehemia, Tuhan memberi kata-kata yang bijak.

Labels: , , , , ,

3.11.07

Yang Di Dalam Pikiranku


Nehemia 2: 3


Jawabku kepada raja: "Hiduplah raja untuk selamanya! Bagaimana mukaku tidak akan muram, kalau kota, tempat pekuburan nenek moyangku, telah menjadi reruntuhan dan pintu-pintu gerbangnya habis dimakan api?"

Kesedihan Nehemia bukan karena kemalangan yang menimpanya. Melainkan karena pikirannya terpenuhi dengan beban visi ilahi yang Tuhan telah berikan kepadanya. Ia sedih bukan karena untuk kebutuhannya sendiri. Ia sedih karena rencana Tuhan masih belum terlaksana.

Apakah yang memenuhi benakku? Kepentingan diri sendiri atau kepentingan Tuhan?

Labels: , ,

24.10.07

Sukacita Nan Abadi


Nehemia 2: 1, 2


Pada bulan Nisan tahun kedua puluh pemerintahan raja Artahsasta, ketika menjadi tugasku untuk menyediakan anggur, aku mengangkat anggur dan menyampaikannya kepada raja. Karena aku kelihatan sedih, yang memang belum pernah terjadi di hadapan raja, bertanyalah ia kepadaku: "Mengapa mukamu muram, walaupun engkau tidak sakit? Engkau tentu sedih hati." Lalu aku menjadi sangat takut.

Sampai saat itu, Nehemia tidak pernah sedih di hadapan atasannya, raja Artahsasta. Ini menunjukkan bahwa ia, meskipun dalam posisi hamba, tetap bersukacita. Bukan sukacita yang dibuat-buat ataupun labil. Begitu kuat sukacita ini, sampai ketika ia bersedih hati sekali saja, atasannya langsung memperhatikan. Sukacita seperti ini pastilah hanya dari Tuhan.

Roh Kudus, aku rindu akan sukacita yang begitu kuat, abadi dan nyata. Biarlah hidupku diselimuti oleh sukacita yang dari-Mu saja!

Yesaya 51: 11

Maka orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan sorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, duka dan keluh akan menjauh.

Labels:

11.10.07

Mengingatkan Tuhan


Nehemia 1: 8-10

Ingatlah akan firman yang Kaupesan kepada Musa, hamba-Mu itu, yakni: Bila kamu berubah setia, kamu akan Kucerai-beraikan di antara bangsa-bangsa. Tetapi, bila kamu berbalik kepada-Ku dan tetap mengikuti perintah-perintah-Ku serta melakukannya, maka sekalipun orang-orang buanganmu ada di ujung langit, akan Kukumpulkan mereka kembali dan Kubawa ke tempat yang telah Kupilih untuk membuat nama-Ku diam di sana.

Hati Tuhan tersentuh dan Ia bertindak bilamana Ia diingatkan akan Firman-Nya. Ini bukan karena Tuhan pelupa, tetapi Ia bertindak bilamana ada doa disertai dengan iman percaya.

Adakah doaku sudah penuh iman percaya akan janji-janji Firman-Nya? Apakah imanku mengguncangkan hati-Nya sehingga Ia bertindak?

Labels: ,

9.10.07

Pengakuan Dosa Menyertai Doa Syafaat


Nehemia 1: 6-7

berilah telinga-Mu dan bukalah mata-Mu dan dengarkanlah doa hamba-Mu yang sekarang kupanjatkan ke hadirat-Mu siang dan malam bagi orang Israel, hamba-hamba-Mu itu, dengan mengaku segala dosa yang kami orang Israel telah lakukan terhadap-Mu. Juga aku dan kaum keluargaku telah berbuat dosa. Kami telah sangat bersalah terhadap-Mu dan tidak mengikuti perintah-perintah, ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan yang telah Kauperintahkan kepada Musa, hamba-Mu itu.

Mendoakan orang lain tidak berarti bahwa kita sendiri terlepas dari kesalahan. Seperti Nehemia, doa syafaat untuk segenap umat disertai dengan pengakuan dan penyesalan dosa diri sendiri.

Labels: ,

7.10.07

Syarat Perlindungan Tuhan


Nehemiah 1: 5


kataku: "Ya, TUHAN, Allah semesta langit, Allah yang maha besar dan dahsyat, yang berpegang pada perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan tetap mengikuti perintah-perintah-Nya,

Nehemiah berdoa meminta belas kasihan Tuhan. Tetapi ia mengerti bahwa kalau seseorang tidak mengasihi Tuhan dan tidak mengikuti perintah-perintahNya, maka orang ini berada di luar lingkupan perlindungan Tuhan. Maka daripada itu, bilamana aku mau terus mengalami kebaikan Tuhan, maka akupun harus turut dalam perintah-perintah yang Tuhan telah tetapkan. Tak bisa aku menuntut kebaikan Tuhan bilamana aku tidak taat dalam jalur kebenaran Firman-Nya. Tak bisa aku mengomel di mana kasih Tuhan bilamana aku tidak mengutamakan-Nya di dalam hidupku!

Labels: ,

6.10.07

Menangisi Saudara-Saudariku


Nehemiah 1: 3-4

Kata mereka kepadaku: "Orang-orang yang masih tinggal di daerah sana, yang terhindar dari penawanan, ada dalam kesukaran besar dan dalam keadaan tercela. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar." Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit,

Tidak banyak orang yang begitu peduli akan keberadaan dan keadaan sesama umat percaya. Biasanya setelah aku mendengar akan seseorang dalam kesulitan, aku cuma merasa kasihan. Itu saja. Tetapi Nehemiah lain. Ia menangisi dan berkabung bagi mereka. Bukan itu saja, ia berpuasa dan berdoa. Koq bisa?

Tuhan, ku mau belajar mendoakan saudara-saudariku!

Labels: ,

21.9.07

Hindarilah Kawin Campur


Ezra 9: 12


Jadi sekarang janganlah kamu memberikan anak-anak perempuanmu kepada anak lelaki mereka, ataupun mengambil anak-anak perempuan mereka untuk anak-anak lelakimu. Janganlah kamu mengikhtiarkan kesejahteraan dan kebahagiaan mereka untuk selama-lamanya, supaya kamu menjadi kuat, mengecap hasil tanah yang baik, dan mewariskan tanah itu kepada anak-anakmu untuk selama-lamanya.

Seorang anak Tuhan yang menikah dengan orang yang tidak percaya akan Tuhan Yesus sungguh sulit hidupnya. Orang itu akan menjadi lemah, tidak menikmati hasil jerih-payahnya dan anak-anaknya kehilangan warisan yang Bapa di surga janjikan. Hanyalah bilamana pasangan ini berpaling dan bertobat kepadaNya maka hal ini terhindari.


Labels: ,

20.9.07

Menggenapi Tugas-Nya


Ezra 1: 1-2


Pada tahun pertama zaman Koresh, raja negeri Persia, TUHAN menggerakkan hati Koresh, raja Persia itu untuk menggenapkan firman yang diucapkan oleh Yeremia, sehingga disiarkan di seluruh kerajaan Koresh secara lisan dan tulisan pengumuman ini: "Beginilah perintah Koresh, raja Persia: Segala kerajaan di bumi telah dikaruniakan kepadaku oleh TUHAN, Allah semesta langit. Ia menugaskan aku untuk mendirikan rumah bagi-Nya di Yerusalem, yang terletak di Yehuda.

Koresh, seorang raja yang bukan berasal dari bangsa Israel (alias bukan umat pilihan), taat melakukan tugas yang diberikan Tuhan di dalam hidupnya. Terlebih lagi, ia membantu membangun kembali bait Allah.

Bukankah ini sesuatu cambuk bagiku, anak dari Raja segala raja itu sendiri, untuk melakukan segala tugas yang Ia tentukan untukku? Bukankah indah bilamana tubuh ini, yaitu bait kudusnya ini, terbangun baik dan kudus bagi kemuliaan-Nya? Bukankah juga luar biasa kalau aku boleh tersangkut-paut dan mempunyai visi untuk membangun rumah Tuhan?

Tuhan, aku rindu supaya semua tugas yang Kau berikan di hidupku ini tergenapi!

Labels: , ,

13.9.07

Masalah Besar Atau Sasaran Empuk?


1 Samuel 17: 48-50

Ketika orang Filistin itu bergerak maju untuk menemui Daud, maka segeralah Daud berlari ke barisan musuh untuk menemui orang Filistin itu; lalu Daud memasukkan tangannya dalam kantungnya, diambilnyalah sebuah batu dari dalamnya, diumbannya, maka kenalah dahi orang Filistin itu, sehingga batu itu terbenam ke dalam dahinya, dan terjerumuslah ia dengan mukanya ke tanah. Demikianlah Daud mengalahkan orang Filistin itu dengan umban dan batu; ia mengalahkan orang Filistin itu dan membunuhnya, tanpa pedang di tangan.

Sering kali seseorang melihat masalah di depannya sebagai raksasa, terlalu besar untuk dikalahkan. Daud melihat Goliat bukannya sebagai terlalu besar untuk dikalahkan, tetapi sebagai sasaran Goliat sungguh terlalu besar sehingga pastilah tak mungkin luput batu yang diumbankan. Banyak orang melihat problem yang besar, tetapi Daud, dengan kuasa Tuhan, melihat sasaran empuk!

Labels: ,

10.9.07

Menyimpan Janji-Nya


Mazmur 119: 1

Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Tidak menyimpan janji Tuhan, alias lupa, bisa berakibat jatuh dalam dosa? Ini tak pernah kusimak sebelumnya. Juga tertulis di Mazmur 78: 32: Sekalipun demikian mereka masih saja berbuat dosa dan tidak percaya kepada perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib.

Betap sering aku sudah tahu tetapi masih sering kurang percaya kepada janji-janjiNya? Ampun, Tuhan!

Roh Kudus, aku mau menyimpan dan terus percaya akan janji Allah Bapa yang begitu indah!


Labels: ,

5.9.07

Orang-orang Kesukaanku


Mazmur 16: 3


Orang-orang kudus yang ada di tanah ini, merekalah orang mulia yang selalu menjadi kesukaanku.

Siapakah yang menjadi kesukaanku? Ya, memang Tuhan adalah sumber segala hal dan satu-satunya pujaanku. Tetapi, siapakah orang-orang di dunia ini yang kuhormati? Siapakah yang kuputuskan untuk menasehatiku? Siapakah yang kubiarkan menjadi teman-temanku? Siapakah yang teladan hidupnya kuamati dan kupelajari?

Biarlah itu adalah orang-orang kudus yang ada di tanah ini!

Labels:

30.8.07

Lepas Kendali

Amsal 29: 11

Orang yang bebal melampiaskan amarahnya; orang bijaksana menahan dan meredakannya (versi: Firman Allah Yang Hidup)

Kemarin ada beberapa orang mengetuk pintu rumahku dengan tujuan menawarkan jasa tertentu. Ketika itu aku lagi sibuk menulis Jurnal Kasih Kekal. Setelah percakapan singkat, aku memutuskan dengan cepat untuk menolak tawaran mereka. Tetapi, meskipun aku sudah mengatakan tidak tiga sampai empat kali, mereka tetap bersikeras untuk menawarkan jasa mereka.

Tanpa kusadari, aku mulai marah, nada suaraku mulai tinggi dan aku mengatakan hal-hal yang menyakitkan. Memang, sehabis tukar silat lidah ini, mereka memang meninggalkan rumahku. Beres bukan? Tetapi sehabis beberapa waktu aku mulai menyesali perkataanku, walaupun tetap dalam pikiranku aku merasa ini bukan salahku. Pikiranku jengkel, tetapi hatiku menyesali karena aku marah-marah kepada orang-orang yang lagi mencari nafkah mereka. Aku merasa jumawa dan sombong.

Hari ini aku membaca Amsal 29 dan ayat 11 menegur aku dengan jelas. Aku bukanlah seorang yang bijak bila aku mengumbar penat amarahku. Seorang yang bijak menguasai setiap perkataan yang keluar dari mulutnya!!

Tuhan, ampuni aku!

Labels: , , ,

29.8.07

Tidak Mengecewakan


Roma 5: 5


Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Pengharapanku bukanlah dari apa yang sedang kulihat, kurasakan atau aku alami. Pengharapanku bukanlah dari apa yang siaran berita kabarkan. Pengharapanku bukanlah dari jumlah saldo di bank rekeningku! Melainkan, pengharapan datang dari firman Tuhan yang mengatakan bahwa kasihNya telah (perhatikan: bukan akan, tetapi telah) dicurahkan kepada kita dan menjamin 100 % bahwa tidak ada kekecewaan! Satisfaction Guaranteed to all the believers! Halleluyah!


Labels:

24.8.07

Ibadah Yang Sejati


Roma 12: 1

Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Kata ibadah di sini (Yun: Latreia) mengandung arti penyembahan (worship) dan pelayanan (service). Ibadah itu bukan saja sekedar datang ke gereja, melainkan hidup sehari-hari yang kudus dan pelayanan yang berkenan. Jadi, jangan hidup seenaknya sendiri aja, tetapi aku harus hidup menurut ketetapan Tuhan dan melayani dengan standard "Apakah Tuhan sudah berkenan?"

Labels: , ,

21.8.07

Tuhan Menyediakan


Kejadian 22: 13-14

Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya. Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."

Salah satu dari Nama Tuhan ialah Jehovah Jireh yang berarti: TUHAN menyediakan. Nama ini begitu dikenal di antara umat Kristiani. Dan Nama ini hanya ditemukan satu kali di Alkitab yaitu di Kejadian 22: 14. Abraham menamai tempat di mana di situ, atas perintah Tuhan, ia taat untuk mempersembahkan Ishak, anaknya yang tunggal. Tetapi, tepat sebelum ia melakukannya, Tuhan menyediakan seekor domba jantan sebagai ganti.

Memang aku belum mempunyai iman sebesar Abraham. Tetapi, kalau aku mau mengalami kenyataan di mana Tuhan ialah Tuhan Yang Menyediakan segala hal, maka aku harus belajar untuk taat. Taat untuk berkorban. Berkorban apa? Berkorban dan memberikan apa yang Ia minta dariku. Tidaklah mudah. Tetapi aku mau belajar. Dan di situ, di tempat itulah, di mana aku taat dan berkorban, NamaNya ialah Jehovah Jireh, TUHAN Menyediakan.

Labels: ,

20.8.07

Kenal Jalan Tuhan, Kenal Perbuatan-Nya


Mazmur 103: 7


Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, perbuatan-perbuatan-Nya kepada orang Israel.

Seringkali aku rindu untuk melihat dan mengalami perbuatan-perbuatan ajaib Tuhan! Itu baik! Untuk itu aku harus mau mengizinkannya untuk mengenal jalan-jalanNya. Ini aku bakal dapatkan dari pengertian akan Firman Tuhan. Tetapi seperti bangsa Israel yang belajar dari Musa, aku harus bersedia belajar dari pemimpin-pemimpinku untuk memperkenalkan jalan-jalan Tuhan. Janganlah aku sering berfikir bahwa aku sudah tahu segalanya! Aku harus mau merendahkan hati dan mengikuti pemimpin yang sudah Tuhan berikan di atasku.

Kenal jalan Tuhan dahulu, maka pastilah aku kenal perbuatanNya yang sungguh ajaib!

Labels:

14.8.07

Bukalah Mulutmu Lebar


Mazmur 81: 11

Akulah TUHAN, Allahmu, yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir: bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh.

Tuhan telah membawaku keluar dari Mesir, yaitu hidup penuh dosa dan nestapa. Apa yang Ia perintahkan setelah aku keluar dari Mesir? Membuka mulutku lebar-lebar sehingga Ia akan membuatnya penuh. Apakah artinya ini? Ini berarti bahwa aku harus berharap akan perkara-perkara yang besar, yang di luar dari apa yang dapat kubayangkan atau pikirkan. Ia siap memberkati dan membuat 'mulutku penuh'; jadi, karena cinta kasihNya akan dilimpahkan dengan luar biasa, maka mulutkupun akan penuh dengan pujian syukur.

Tuhan, ku tidak mau berpaling balik lagi ke hidup penuh dosa, tetapi aku hanya berharap kepada Engkau, sumber dari hidup yang penuh kepuasan.

Sumber: Setelah mendengar khotbah Pst. Charles Stanley

Labels: , ,

11.8.07

Tidak Jauh dari Kerajaan Allah


Markus 12: 32-34


Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia. Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan." Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!" Dan seorangpun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.

Ini tentang seorang yang bijaksana dan ia memang tidak jauh dari Kerajaan Allah. Lumayan hebat! Tetapi aku perlu ingat bahwa aku perlu bukan saja tidak jauh, tetapi di dalam Kerajaan Allah. Mendapatkan pewahyuan tentang perintah Tuhan adalah luar biasa; itu berarti kita tidak jauh dari Kerajaan-Nya. Mengakui Tuhan Yesus sebagai satu-satunya Tuhan dan Juruselamat, dan melakukan perintah-perintahNya, itulah yang membawa kita ke dalam Kerajaan Surga.

Tuhan Yesus, aku bukan mau saja dekat-dekat dengan KerajaanMu, tetapi bawa hidupku masuk dan diam dalam Kerajaan Allah. Aku mengakui Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat; Aku mau melakukan segala perintahMu!

Labels: ,

9.8.07

Dia Memperingatkan


Beberapa jam yang lalu sebuah gempa bumi yang cukup keras terjadi di perairan luar Jakarta. Berapa gawat? Belum tahulah kita semua. Tetapi yang pasti bumi terguncang dan jutaan jiwa merasakannya.

Adalah normal untuk merasa takut. Tetapi apakah respons umat percaya ketika ini terjadi? Aku teringat akan Yoel 2: 12-13:

"Tetapi sekarang juga," demikianlah firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh." Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya.

Tuhan Yesus meminta pertobatan. Boleh dikatakan, Ia memohon pertobatan. Dia, SANG Maha Kuasa, meminta kita sekalian untuk berbalik. Jangan tunggu sampai ada bencana yang besar. Dengarkanlah suara-Nya! Kalau mungkin gempa ini masih hanya sekedar tanda, jangan tunda-tunda pertobatanmu! Bilamana sudah bertobat, janganlah bermalas-malasan mencari Dia selama Dia masih sudi dicari! Kalaupun sudah menemukan, janganlah henti melayani selama masih ada waktu!

Marilah terus maju di dalam Dia! Hanya di dalam kepercayaan dan pasrah kepadaNya sajalah ada perlindungan dan keselamatan!

Roh Kudus, kami mau selamat hanya dengan hanya percaya kepada Tuhan Yesus! Tolong kami supaya kami semua, ya kami semua boleh mencapai garis akhir, kapanpun itu juga, dengan baik!

Labels: ,

1.8.07

Tidak Berakal Seperti Bagal


Mazmur 32: 9


Janganlah seperti kuda atau bagal yang tidak berakal, yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang, kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau.

Adakah orang percaya yang seperti kuda atau bagal yang tidak berakal? Kelihatannya garang; mereka gagah, bekerja keras dan tidak kenal lelah. Tetapi, minta ampun sulitnya untuk dikendalikan oleh Firman Tuhan. Dari luar kelihatan kuat dan gagah, tetapi suka menjalani hidup ini seenaknya sendiri.

Jadilah seperti kuda yang berakal! Kuat tetapi dengan mudah taat kepada tuannya. Maka, ia dapat lari laju dengan cepat menuju tujuan. Ke mana tujuannya? Mendekati tuannya!

Tuhan, ku mau seperti kuda yang berakal! Roh Kudus, ku mau selalu taat akan bimbinganMu, ya, tak usah dengan paksa atau kekang, tetapi ku mau dengan sukacita mendekat dan berharap kepadaMu!

Labels:

28.7.07

Roh Yang Mudah Taat


Mazmur 8: 2


Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.

Pagi ini, ketika keluargaku memuji Tuhan bersama-sama dan memuliakan-Nya dengan suara keras, tiba-tiba putriku, yang masih hanya mendekati 1 tahun umurnya, memukul-mukul drum mainan yang ia punya. Ia memuji bersama-sama dengan orang tuanya!!

Sukacitaku bukan karena anakku kelihatan lucu. Tetapi, karena Tuhan mengajar dan menunjukkan bahwa seorang anak kecil, rohnya akan demikian dengan mudah taat akan petunjuk Roh Kudus untuk memuji-muji Tuhan! Bagaimana denganku, seorang dewasa?

Tuhan, seperti seorang anak kecil yang penuh dengan ketaatan, itulah aku mau belajar menyembahMu!

Labels: ,

27.7.07

Kuasa di Dalam Pujian


Mazmur 8: 2


Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.

Tuhan Yesus menggunakan ayat ini ketika ia berkata di Matius 21: 16: Kata Yesus kepada mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?"

Mengapa? Ia mengartikan bahwa puji-pujian adalah sama dengan dasar kekuatan yang Ia letakkan, untuk membungkamkan musuh dan pendendam. Tuhan Yesus berkata bahwa di dalam pujian Ia memberi kuasa untuk memukul balik lawan kita, yaitu kuasa jahat. Haleluya! Pujilah Tuhan dengan segenap hatimu maka musuh-musuhmu akan mundur dari hidupmu.

Tuhan, ajarku untuk memuji hanya dengan dasar kuasa kekuatan-Mu!


Labels: ,

26.7.07

Mengikuti Meskipun Buta


Matius 9: 27


Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: "Kasihanilah kami, hai Anak Daud." Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: "Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" Mereka menjawab: "Ya Tuhan, kami percaya. Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu menurut imanmu."

Dua orang buta mengikuti Tuhan Yesus.
Bukankah ini suatu hal yang aneh? Bagaimana orang-orang yang buta, bisa mengikuti Seseorang? Pastilah mereka tersandung-sandung. Pastilah mereka mengalami banyak halangan. Dan, pastilah mereka mendapat bantuan dari yang dapat melihat. Tetapi, mereka terus mengikuti!

Demikianlah dengan hidup kita sekalian! Bukankah seringkali kita ini masih buta akan rencana Tuhan di dalam hidup ini? Bukankah sering kita hanya bisa meraba-raba? Seringkali kita terantuk, jatuh, tersandung dan terhalang.

Dikatakan bahwa kedua orang buta itu mengikuti Yesus sampai Ia masuk ke dalam sebuah rumah; ini berarti bahwa ada perjalanan yang cukup jauh ditempuh. Tetapi apakah mereka menyerah? Apakah mereka putus-asa? TIDAK! Mereka jalan terus sampai mereka bertemu Tuhan Yesus.

Seperti kedua orang buta itu, orang percaya harus jalan terus. Berarti tanpa putus asa kita harus ikut Tuhan Yesus. Kalau perlu minta tolong yang bisa melihat. Marilah kita merendahkan diri dan meminta petunjuk dari orang-orang yang sudah mengerti akan kasih Tuhan Yesus. Jalan terus! Terseok-seok mungkin! Tetapi berserulah dan carilah Tuhan Yesus. Tidak tinggal diam, tetapi sampai kita boleh menghadap muka dengan muka dengan-Nya! Dan oleh karena iman kita, maka mata kita boleh dicelikkan. Jalan Tuhan dibukakan! Rencana Tuhan disingkapkan! Kesehatan kita dipulihkan! Mujizat terjadi! Hidup kita diangkat! Haleluya!

Labels: , ,

13.7.07

HANYA!


Bilangan 13: 27-28

Mereka menceritakan kepadanya: "Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya. Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana.

Inilah pendapat dari 10 dari 12 pengintai yang Musa kirim untuk melihat tanah yang sudah dijanjikan sendiri oleh Tuhan. Tetapi, sayang sungguh teramat sayang, mereka menggunakan satu kata, yang membunuh iman seluruh bangsa Israel, yaitu kata, HANYA!!!

Pernahkah aku mendengar janji Tuhan, tetapi kemudian mendebatnya dengan kata HANYA? Ini kata yang sangat gawat dan berbahaya. Satu kata, tetapi membantah dan meragukan kuasa Tuhan. HANYA! Satu kata yang melihat kekecilan diri sendiri! HANYA! Satu kata yang tidak melihat kemampuan mujizat Tuhan! HANYA! Satu kata yang membunuh satu generasi di padang gurun.

Apakah seharusnya responsku ketika mendengar kata ini di hatiku? Seperti Kaleb di Bilangan 13: 30 yang berkata: "Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!", maka aku harus dengan segera mengatakan TIDAK kepada semua hanya dan semua keraguan. Kuasa pertolongan Tuhan dan mujizatNya lebih mampu dan besar dari segala tantangan dan persoalan.

Tuhan, aku mau terus percaya dan menolak habis semua ketidak-percayaan! Roh Kudus, tolong aku untuk terus percaya akan segala karya Bapa!

Sumber: Setelah Mendengar Kotbah Pdt. Jusuf Roni

Labels: ,

7.7.07

Tempat Jauh Dari Malapetaka


Amsal 5: 14


Aku nyaris terjerumus ke dalam tiap malapetaka di tengah-tengah jemaah dan perkumpulan."

Inilah betapa pentingnya aku berada di antara kalangan kaum percaya. Ayat ini dengan jelas mengajar bahwa meskipun aku berada di tengah-tengah jemaah (arti: banyak orang percaya yang di sekelilingku, mengawasi dan mendukungku dan juga ada banyak nasehat yang baik), di situpun hidup ini masih rentan dan dekat dengan bahaya. Maka daripada itu, perlu tambah hari tambah dekat dengan Tuhan. Hanya Ia yang dapat melindungi.

Tuhan, aku berdoa seperti Yabes di 1 Tawarikh 4: 10: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!"

Labels: ,

5.7.07

Dimiliki dan Dikuasai Roh Kudus


Yohanes 14: 16

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

"You cannot control a territory of which you have not occupied yet. (terjemahan: Engkau tidak dapat menguasai suatu daerah yang belum engkau duduki)." Demikianlah kira-kira sebuah pernyataan seorang Jendral tentara Israel. Artinya: sebuah hal haruslah dimiliki, barulah dapat dikuasai.

Pernyataan ini mengajarku bahwa kalau hidupku mau terkuasai oleh Roh Kudus dan menyalurkan kuasa Roh Kudus, maka aku harus mengizinkan Ia untuk "menduduki" dan memiliku. Banyak orang percaya mau kuasa Roh Kudus, tetapi tidak mau hidupnya dimiliki atau dikendalikan sepenuhnya oleh Tuhan.

Roh Kudus, aku berserah. Kendalikanku! Miliki segenap hidupku!

Labels:

28.6.07

Disingkapkan


Daniel 2: 29-30

Sedang tuanku ada di tempat tidur, ya tuanku raja, timbul pada tuanku pikiran-pikiran tentang apa yang akan terjadi di kemudian hari, dan Dia yang menyingkapkan rahasia-rahasia telah memberitahukan kepada tuanku apa yang akan terjadi. Adapun aku, kepadaku telah disingkapkan rahasia itu, bukan karena hikmat yang mungkin ada padaku melebihi hikmat semua orang yang hidup, tetapi supaya maknanya diberitahukan kepada tuanku raja, dan supaya tuanku mengenal pikiran-pikiran tuanku.

Seperti Raja Nebukadnezar, seringkali Tuhan telah berbicara di hati ini. Tetapi karena kebebalan dan kedegilan hatiku, aku tidak mengerti. Pikiran-pikiran surgawi timbul, tetapi aku tidak menangkap dan mengerti. Tetapi Tuhan sangat bermaksud untuk menyingkapkan rahasia-rahasia ini agar aku boleh mengenal rencana-Nya yang sempurna dan besar di hidupku.

Roh Kudus, ajar aku untuk mengenal dan mengerti pikiran Kristus yang sudah seringkali Kau tanamkan di hidupku. Aku mau mendengar dan taat!

Labels: ,

24.6.07

Putus Asa Atau Pasrah?


Yesaya 40: 31


tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Apakah perbedaan seorang yang putus asa atau yang sungguh-sungguh pasrah akan Tuhan? Mungkin dari pengamatan sesaat, terlihat bahwa seseorang kelihatan loyo dan lemah. Tetapi, apakah ia sebenarnya putus asa atau pasrah? Satu perbedaan: Orang yang sungguh-sungguh pasrah masih punya pengharapan terhadap Tuhan. Dan kalau ia berharap terhadap Tuhan, maka mujizat akan terjadi dan pastilah hidupnya akan menjulang tinggi, bahkan terlebih tinggi dari yang pernah ia alami. Puji Nama Tuhan!

Labels: , ,

20.6.07

Janganlah Kuatir

Tanya:

Selamat sore! Sesungguhnya Tuhan Yesus telah menolong kehidupanku.
Halleluya!

Saya ingin selalu diberikan ayat-ayat Alkitab renungan malam maupun saat teduh. mau menjadi misionaris didalam pelayan baik dikeluarga maupun dimasyarakat.disukai oleh setiap orang-orang.saya ingin sekali berbagi cerita tentang kehidupan saya baik itu mengenai dosa-dosa saya maupun kepribadianku yang sebenarnya.tapi saya tidak tau dimana untuk tempat curhat semoga Kasih Kekal dapat menjadi teman curhat saya. Saya seorang perempuan perantauan, lahir di medan dan merantau kepulau belitung untuk mencari pekerjaan alhasilny saya mendapatkan pekerjaan itu di salah satu perusahaan tambang,karena saya percaya pada muzizat yang diberikan Tuhan kepadaku.

Tapi lama kelamaan saya measa jenuh dan bosan karena lama kelamaan saya tidak menyukai pekerjaanku itu lagi karena pimpinan saya tidak melihat bahwa orang-orang yang kerja dengan keras diberikan gaji yang tidak sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan. Sementara teman-temanku yang pekerjaannya hanya sedikit atau hanya duduk-duduk saja diberika gaji yang cukup besar.adahal saya tamatn darisarjana d3.padahal temanku itu hayna tamatan sma.mulany aku sangat mengasihi orang-orang yang ada dikantor tempatkubekerja tapi karena mereka sering melukai perasaanku aku tak sanggup untuk lebih lamalagi.tapi aku harus memikirkan adik-adikku juga orangtuaku yang sudah tidak bekerja lagi.apa yang harus aku lakukan untuk melanjutkan perjalanan hidupku sekarang ini?aku butuh jawaban secepatnya

Terimakasih buat kasih kekal

Jawaban:

Yth.,

Terima kasih akan email anda. Kasih Kekal bersyukur kalau sedikit banyak situs ini dapat membantu pertumbuhan rohani anda.

Setelah membaca email anda, tak banyak yang dapat kami katakan selain membagikan beberapa ayat:

Yang pertama, percayalah akan janji Tuhan di Lukas 12: 22-30. Perhatikanlah khususnya ayat 22 dan ayat 29-30:

ay. 22 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. ay. 29-30: Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu. Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu tahu, bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu.

Jadi, janganlah kuatir. Ia, TUHAN yang mengadakan mujizat dengan memberi anda pekerjaan ini, Ia akan menyertai.

Yang kedua, Lukas 12: 31 berkata: Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu.

Carilah Pribadi Yesus lebih lagi. Dekatkanlah diri anda di lingkungan dan persekutuan orang-orang percaya. Jangan memandang ke kiri ke kanan. Harap pada Yesus, bukan kepada manusia. Jangan mengeluh dan berharap kepada manusia. Hanya Tuhan Yesus jawaban anda! Bersandarlah kepada Bapa di Surga lebih lagi.

Yang ketiga, Lukas 12: 33 berfirman:
Juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat.

Mulailah menabur di dalam Kerajaan Surga. Berikanlah perpuluhan dan persembahan anda di gereja di mana anda tertanam. Siapa yang menabur banyak, akan menuai banyak. Jangan menunggu sampai kita merasa kaya. Percayalah, Bapa yang di surga akan melihat pengorbanan anda. Dan Ia sendirilah yang akan memberi pertolongan, bukan manusia, bukan organisasi, tetapi Ia sendiri Pencipta anda.

Maka daripada itu, Kasih Kekal percaya bilamana anda mulai lebih lagi mengenal Tuhan Yesus, Ia akan menyelesaikan semua persoalan anda.

Tuhan memberkati.

Kasih Kekal

Labels: , ,

18.6.07

Dipercayai


Dikasihi tidaklah sama dengan dipercayai. Seorang anak yang dikasihi oleh bapanya, belumlah tentu dipercayai untuk mengemudikan sebuah mobil. Ia harus menjadi dewasa, barulah ia dipercayai.

Kita sebagai seorang anak Tuhan selalu dikasihi oleh Bapa kita di surga. Tetapi, apakah kita sudah tumbuh dewasa rohani untuk mendapatkan kepercayaan dari-Nya?

Sumber: Frans M. Wirayadi

Labels:

14.6.07

Memikirkan Kepentingan Kerajaan Surga


Lukas 12: 15


Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."

Ayat ini sering diartikan bahwa kekayaan adalah hal yang najis dan tidak benar di hadapan Tuhan. Ini salah; Tuhan tidaklah anti kekayaan. Tetapi bilamana aku membaca Lukas 20: 16-21, yang dibenci Tuhan adalah orang yang tamak dan hanya mementingkan kepentingan dirinya sendiri. Ini adalah orang yang mengumpulkan kekayaan tanpa peduli akan kepentingan Kerajaan Surga dan pelit terhadap Tuhan; ini adalah orang yang tidak mengerti bahwa segala harta yang ia dapat adalah dariNya.

Tuhan, aku mau belajar memikirkan dan mendahulukan kepentingan Kerajaan Surga!


Labels:

13.6.07

Perlindungan Allah


Mazmur 46: 3


Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. Sela

Hari-hari ini dunia penuh dengan bencana dan kabar musibah. Tetapi sebagai seorang anak Tuhan aku perlu belajar memusatkan perhatianku bukan kepada ketakutan, tetapi kepada perlindungan dan penyertaan Tuhan. Mazmur 46: 2 berfirman bahwa Allah adalah tempat perlindungan dan kekuatan. Jangan memikirkan musibah. Janganlah takut. Tuhan Allah akan melindungi! Asalkan aku melekat kepada Dia!

Sudahkah kita melekat kepadaNya?? Sudahkah kita mencari Dia? Sudahkah kita tahu jalan-Nya?


Labels:

15.5.07

Mengambil Keputusan


2 Tawarikh 20: 3


Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN.

Ternyata seorang rajapun dapat menjadi takut. Tetapi Yosafat cukup bijaksana; ia mengambil keputusan untuk mencari Tuhan. Untuk mencari Tuhan dibutuhkan suatu keputusan. Sudahkah aku mengambil keputusan yang pasti dan tak tergoyahkan untuk menengadah kepada Tuhan setiap kali tekanan datang? Ataukah aku masih sering melihat ke kiri-kanan?

Tuhan, aku mengambil keputusan untuk mencari Engkau di setiap saat dan kondisi! Roh Kudus, ingatkanlah aku selalu untuk mencari pertolongan dari-Mu!

Labels:

10.5.07

Hasil Pujian Syukur


Yohanes 6: 11


Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki.

Aku baru membaca Yohanes 6 yang menceritakan Tuhan Yesus memberi makan 5000 orang dengan 5 roti 2 ikan. Dikatakan di ayat 11 bahwa Yesus 'mengucap syukur', padahal kalau di injil Markus dan Lukas, tertulis bahwa Yesus 'mengucapkan berkat' sebelum memecah-mecah roti. Pernah nggak kita tanya, mengapa Yesus, Pribadi bagian dari Trinitas, yang menciptakan Langit dan Bumi dengan kata-kata saja, mengapa Dia perlu repot-repot mengucapkan syukur? Siapa yang Dia perlu beri terima kasih itu? Mestinya kan tak perlu??

Ternyata ketika Ia mengucapkan syukur, Ia mengucapkan berkat. Ketika syukur dikatakan, barulah disitu mujizat terjadi. 5 roti 2 ikan cukup untuk 5000 orang makan sampai kenyang dan sebanyak yang mereka kehendaki, bahkan lebih. Memang, mujizat Tuhan selalu memuaskan. Ini juga terjadi di hidup Raja Yosafat (2 Tawarikh 20: 21-22); ketika ucapan syukur dinaikkan, dibuatlah Tuhan penghadangan atas musuh-musuh Israel dan bangsa Israel menerima berkat yg luar biasa dan bahkan tak dapat mereka tampung (ay. 25).

Tuhan, aku naikkan syukur padaMu! Dan aku tahu sekarang, mujizat-Mu terjadi di kala aku mengucapkan puji syukur tersebut!

Labels: ,

4.5.07

Dipuaskan Oleh Mujizat-Nya


Yohanes 2: 10-11


...dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang." Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.

Karya mujizat Tuhan Yesus di hidup orang percaya selalu memberi kepuasan dan sukacita yang melimpah, bahkan jauh melebihi dari apa yang manusia tawarkan. Betapapun sukses dan bahagia seseorang boleh alami atau rasakan di dalam hidup ini, di dalam Yesus, ada kepuasan dan sukacita yang melebihi segala hal. Namun, jangan sampai dalam sukacita yang besar, aku lupa akan Dia. Tetapi biarlah melalui mujizat Tuhan, hati ini bertambah percaya dan Yesus tambah dipermuliakan di hidupku.

Tuhan Yesus, biarlah karya mujizatMu memberiku kepuasan dan sukacita sejati!

Labels:

3.5.07

Pemuji Yang Gagah Berani


2 Tawarikh 20: 21


Setelah ia berunding dengan rakyat, ia mengangkat orang-orang yang akan menyanyi nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus yang semarak pada waktu mereka keluar di muka orang-orang bersenjata, sambil berkata: "Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"

Ternyata sifat dari seorang pemuji Tuhan haruslah gagah-berani. Raja Yosafat menempatkan pemuji Tuhan di muka dan bukan di belakang orang-orang bersenjata. Ini berarti bahwa puji-pujian yang dinyanyikan oleh orang-orang yang gagah berani (yaitu, orang-orang yang beriman bahwa Tuhan beserta) adalah barisan pendobrak pertama menghadapi suatu masalah. Maka bilamana aku menghadapi suatu masalah, maka biarlah menyanyikan puji-pujian yang penuh iman percaya menjadi hal pertama yang kulakukan. Apa yang terjadi bilamana puji-pujian dinyanyikan? Tertulis di ayat 22 :

Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat Tuhanlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah.

Tuhan sendirilah yang berperang bagi kita. Tuhan beserta di dalam puji-pujian. Dialah yang akan memecahkan semua tantangan, problem dan tekanan bilamana kita menyanyikan puji sembah!

Labels: , ,

18.4.07

Menerima Instruksi


Mazmur 25: 9


Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.

Seseorang bertanya kepadaku mengenai sebuah instruksi pengajaran yang kita dengar bersama. Ia bertanya kemudian apakah boleh boleh saja untuk mengambil suatu jalan pendek dalam melakukan instruksi tersebut? Aku menjawab mengapa tidak melakukan instruksi semula saja, karena itupun tak terlalu sulit dilakukan.

Kita harus belajar mengikuti instruksi dari Tuhan apa adanya. Seringkali, supaya "mudah", kita sering menawar-nawar perintah Tuhan. Biarlah hati kita merendahkan diri dan belajar melakukan instruksi Tuhan tepat seperti yang Ia telah perintahkan.

Labels:

This page is powered by Blogger. Isn't yours?