Links
Archives
- March 2004
- May 2004
- February 2005
- March 2005
- April 2005
- May 2005
- June 2005
- July 2005
- August 2005
- September 2005
- October 2005
- November 2005
- December 2005
- January 2006
- February 2006
- March 2006
- April 2006
- May 2006
- June 2006
- July 2006
- August 2006
- September 2006
- October 2006
- November 2006
- December 2006
- January 2007
- February 2007
- March 2007
- April 2007
- May 2007
- June 2007
- July 2007
- August 2007
- September 2007
- October 2007
- November 2007
- January 2008
- May 2008
- June 2008
- September 2008
- April 2010
A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal
9.3.05
Hamba yang Baik?
Hari ini aku mengunjungi kebaktian untuk penguburan seorang ibu. Puji NamaNya karena ibu ini adalah seorang yang mengaku Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Seperti biasa, handai taulan dan rekan-rekan dari keluarga datang berkumpul bersama untuk acara ini. Ditengah isak-tangis dan rasa gundah yang tentunya terasa, aku dengar seseorang menyatakan bahwa ini adalah saat terakhir di mana para hadirin dapat memberikan hormat atas hidup yang telah dilewati oleh ibu ini.
Aku tertegun untuk sejenak ketika mendengar ini dan tiba-tiba di benakku ada suatu pikiran yang menguatkan. Tercetus bahwa ini bukan saat yang terakhir. Ini sangat bukan saat itu. Bukankah suatu hari di kekekalan, kita semua orang-orang kudus, akan memberi ibu ini tepuk-tangan yang sangat meriah dan tak berkesudahan ketika Bapa di surga menyatakan " Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik!." Oh betapa indah dan hebatnya saat itu. Dan bukankah ini menjadi sesuatu yang aku nanti-nantikan juga untuk kekasih-kekasihku yang telah mendahului aku?
Sudahkah aku siap untuk bertatap muka dengan BapaKu? Apakah aku sudah bersiap-sedia untuk dipanggil sebagai hamba yang baik? Roh Kudus, teruslah bekerja dalam hidupku!






