Links
Archives
- March 2004
- May 2004
- February 2005
- March 2005
- April 2005
- May 2005
- June 2005
- July 2005
- August 2005
- September 2005
- October 2005
- November 2005
- December 2005
- January 2006
- February 2006
- March 2006
- April 2006
- May 2006
- June 2006
- July 2006
- August 2006
- September 2006
- October 2006
- November 2006
- December 2006
- January 2007
- February 2007
- March 2007
- April 2007
- May 2007
- June 2007
- July 2007
- August 2007
- September 2007
- October 2007
- November 2007
- January 2008
- May 2008
- June 2008
- September 2008
- April 2010
A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal
29.3.05
Menempuh Jalan yang Rata
Amsal 4: 26
Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu.
Seringkali aku ingin "meratakan" jalanku sendiri. Seringkali aku ingin mendahului Dia. Bukankah seringkali aku mempertimbangkan hal-hal yang memudahkan perjalanan iman ini? Sering terbersit di pikiran kalau saja kondisiku, posisiku, hikmatku, pengetahuanku, strategiku seperti begini atau begitu, pasti semua hal akan lebih ringan. Padahal di Mazmur 18: 37 difirmankan:
Kauberikan tempat lapang untuk langkahku, dan mata kakiku tidak goyah.
Tuhan yang menetapkan dan memberikan tapak jalan itu. Itu bagian Tuhan. Tugasku adalah untuk hanya memilih jalanNya dan untuk menempuh jalan itu saja! Satu langkah lagi, satu detik lagi, satu masa lagi. Mulai melangkahlah, diriku! Jangan bingung buat jalan yang rata! Dia yang membuat dan membuka jalan.






