Links
Archives
- March 2004
- May 2004
- February 2005
- March 2005
- April 2005
- May 2005
- June 2005
- July 2005
- August 2005
- September 2005
- October 2005
- November 2005
- December 2005
- January 2006
- February 2006
- March 2006
- April 2006
- May 2006
- June 2006
- July 2006
- August 2006
- September 2006
- October 2006
- November 2006
- December 2006
- January 2007
- February 2007
- March 2007
- April 2007
- May 2007
- June 2007
- July 2007
- August 2007
- September 2007
- October 2007
- November 2007
- January 2008
- May 2008
- June 2008
- September 2008
- April 2010
A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal
21.3.05
Menghamparkan Jubahku
Markus 11: 7-8
Lalu mereka membawa keledai itu kepada Yesus, dan mengalasinya dengan pakaian mereka, kemudian Yesus naik ke atasnya. Banyak orang yang menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang menyebarkan ranting-ranting hijau yang mereka ambil dari ladang.
Beberapa hari sebelum kematian Tuhan Yesus, umat Israel menyambut masukNya di atas seekor keledai ke kota Yerusalem dengan menghamparkan pakaiannnya di jalan.
Pertanyaan yang sangat penting adalah jubah apakah yang akan kuhamparkan untuk memperingati masuknya Tuhan dalam hidupku? Kemunafikan, di mana aku hanya menunjukkan hal-hal yang menutup-tutupi dosa-dosaku padahal semua itu belum terbereskan? Atau, ketidak-setiaan, di mana aku untuk sesaat memuji dan memuliakan Tuhan, tetapi dalam waktu yang singkat, kutinggalkan dan kulupakanNya? Atau, mungkinkah kuhamparkan jubah kebenaran dan kekudusan, yang Dia kenakan kepadaku karena kematianNya di kayu salib?
Tuhan, kebenaranMu dan bukan kebenaranku, yang Engkau anugrahkan, hanyalah itu yang layak untuk menyambutMu, Rajaku.
Yesaya 61: 10
Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.






