Links
Archives
- March 2004
- May 2004
- February 2005
- March 2005
- April 2005
- May 2005
- June 2005
- July 2005
- August 2005
- September 2005
- October 2005
- November 2005
- December 2005
- January 2006
- February 2006
- March 2006
- April 2006
- May 2006
- June 2006
- July 2006
- August 2006
- September 2006
- October 2006
- November 2006
- December 2006
- January 2007
- February 2007
- March 2007
- April 2007
- May 2007
- June 2007
- July 2007
- August 2007
- September 2007
- October 2007
- November 2007
- January 2008
- May 2008
- June 2008
- September 2008
- April 2010
A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal
8.4.05
Menghibur
Filemon 1: 7
Dari kasihmu sudah kuperoleh kegembiraan besar dan kekuatan, sebab hati orang-orang kudus telah kauhiburkan, saudaraku.
Paulus menulis sebuah surat ke Filemon. Di dalamnya Paulus menyatakan bahwa Filemon menghibur orang-orang kudus dan bahwa oleh karena kasih Filemon ini Paulus bergembira dan memperoleh kekuatan.
Aku kira seorang seperti Filemon langka di gereja. Senangnya menghibur. Menghibur siapa? Tidak tanggung-tanggung. Menghibur orang-orang kudus. Bukankah kalau kata orang-orang kudus dipakai, sepertinya sudah menggambarkan umat Tuhan yang sudah tahan bantingan? Berarti apa yang orang-orang kudus alami ini pasti sangat sulit dan meskipun begitu, Filemon dapat menghibur mereka. Sungguh hebat karunia Tuhan yang dinyatakan lewat pribadi ini. Demikian hebat hiburannya, sampai Paulus yang tinggal di luar daerah, dengar tentang ini. Yang sering kita dengar dari daerah lain adalah mujizat-mujizat yang terjadi dan hamba-hamba Tuhan yang dipakai olehNya. Sangat baik. Tetapi, bayangkan berikut ini. Yang Paulus dengar adalah seorang yang terkenal karena karunia penghiburannya.
Aku perlu belajar untuk menghibur. Roh Kudus, ajar aku supaya dengan KasihMu aku menghibur orang-orang kudusMu.






