Links
Archives
- March 2004
- May 2004
- February 2005
- March 2005
- April 2005
- May 2005
- June 2005
- July 2005
- August 2005
- September 2005
- October 2005
- November 2005
- December 2005
- January 2006
- February 2006
- March 2006
- April 2006
- May 2006
- June 2006
- July 2006
- August 2006
- September 2006
- October 2006
- November 2006
- December 2006
- January 2007
- February 2007
- March 2007
- April 2007
- May 2007
- June 2007
- July 2007
- August 2007
- September 2007
- October 2007
- November 2007
- January 2008
- May 2008
- June 2008
- September 2008
- April 2010
A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal
5.11.05
Ku Tidak Mau Hati Yang Degil
Markus 8: 4
Murid-murid-Nya menjawab: "Bagaimana di tempat yang sunyi ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?"
Ini adalah ketika murid-murid Tuhan diperhadapkan dengan pemberian makan 4000 orang. Mereka telah melihat kuasa Tuhan, sebelumnya, ketika Ia memberi makan 5000 orang dengan 5 roti 2 ikan. Dan ayat ini menunjukkan bahwa mereka masih kurang percaya.
Aku tidak heran dengan sikap ini. Kalau kuselidiki pribadiku sendiri, seringkali aku masih meragukan kuasaNya meskipun Ia telah menolong berulang-kali dan menunjukkan kuasaNya. Maafkan aku, Yesus! Tetapi aku mau belajar supaya hatiku tidak degil. Aku mau terus belajar percaya bahwa Ia merencanakan perkara-perkara yang besar melalui kehidupan orang percaya. Maka, meskipun hati ini masih sering meragukan, aku akan mulai berikan sedikit roti dan beberapa ikan ini, yaitu apa yang sedikit di hidupku, agar Ia olah dan berkati bagi kemuliaanNya.
Ini adalah ketika murid-murid Tuhan diperhadapkan dengan pemberian makan 4000 orang. Mereka telah melihat kuasa Tuhan, sebelumnya, ketika Ia memberi makan 5000 orang dengan 5 roti 2 ikan. Dan ayat ini menunjukkan bahwa mereka masih kurang percaya.
Aku tidak heran dengan sikap ini. Kalau kuselidiki pribadiku sendiri, seringkali aku masih meragukan kuasaNya meskipun Ia telah menolong berulang-kali dan menunjukkan kuasaNya. Maafkan aku, Yesus! Tetapi aku mau belajar supaya hatiku tidak degil. Aku mau terus belajar percaya bahwa Ia merencanakan perkara-perkara yang besar melalui kehidupan orang percaya. Maka, meskipun hati ini masih sering meragukan, aku akan mulai berikan sedikit roti dan beberapa ikan ini, yaitu apa yang sedikit di hidupku, agar Ia olah dan berkati bagi kemuliaanNya.






