Links
Archives
- March 2004
- May 2004
- February 2005
- March 2005
- April 2005
- May 2005
- June 2005
- July 2005
- August 2005
- September 2005
- October 2005
- November 2005
- December 2005
- January 2006
- February 2006
- March 2006
- April 2006
- May 2006
- June 2006
- July 2006
- August 2006
- September 2006
- October 2006
- November 2006
- December 2006
- January 2007
- February 2007
- March 2007
- April 2007
- May 2007
- June 2007
- July 2007
- August 2007
- September 2007
- October 2007
- November 2007
- January 2008
- May 2008
- June 2008
- September 2008
- April 2010
A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal
16.11.06
Janganlah Beria-ria Akan Terjatuhnya Musuh!
Amsal 24: 17-18
Jangan bersukacita kalau musuhmu jatuh, jangan hatimu beria-ria kalau ia terperosok, supaya TUHAN tidak melihatnya dan menganggapnya jahat, lalu memalingkan murkanya dari pada orang itu.
Ayat ini sungguh aneh. Kalau aku ingin Tuhan tidak memalingkan murkanya kepada orang fasik, dengan lain kata aku ingin hukuman Tuhan tuntas, maka janganlah aku bersukacita dan beria-ria akan kejatuhan orang fasik.
Oh Tuhan, di dalam segala hal ajarlah aku untuk tidak beria-ria akan kemalangan dan kejatuhan. Hanya Engkau dan Engkau sendiri yang berkuasa untuk menghakimi!
Jangan bersukacita kalau musuhmu jatuh, jangan hatimu beria-ria kalau ia terperosok, supaya TUHAN tidak melihatnya dan menganggapnya jahat, lalu memalingkan murkanya dari pada orang itu.
Ayat ini sungguh aneh. Kalau aku ingin Tuhan tidak memalingkan murkanya kepada orang fasik, dengan lain kata aku ingin hukuman Tuhan tuntas, maka janganlah aku bersukacita dan beria-ria akan kejatuhan orang fasik.
Oh Tuhan, di dalam segala hal ajarlah aku untuk tidak beria-ria akan kemalangan dan kejatuhan. Hanya Engkau dan Engkau sendiri yang berkuasa untuk menghakimi!
Labels: peringatan






