Links
Archives
- March 2004
- May 2004
- February 2005
- March 2005
- April 2005
- May 2005
- June 2005
- July 2005
- August 2005
- September 2005
- October 2005
- November 2005
- December 2005
- January 2006
- February 2006
- March 2006
- April 2006
- May 2006
- June 2006
- July 2006
- August 2006
- September 2006
- October 2006
- November 2006
- December 2006
- January 2007
- February 2007
- March 2007
- April 2007
- May 2007
- June 2007
- July 2007
- August 2007
- September 2007
- October 2007
- November 2007
- January 2008
- May 2008
- June 2008
- September 2008
- April 2010
A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal
13.7.07
HANYA!
Bilangan 13: 27-28
Mereka menceritakan kepadanya: "Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya. Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana.
Inilah pendapat dari 10 dari 12 pengintai yang Musa kirim untuk melihat tanah yang sudah dijanjikan sendiri oleh Tuhan. Tetapi, sayang sungguh teramat sayang, mereka menggunakan satu kata, yang membunuh iman seluruh bangsa Israel, yaitu kata, HANYA!!!
Pernahkah aku mendengar janji Tuhan, tetapi kemudian mendebatnya dengan kata HANYA? Ini kata yang sangat gawat dan berbahaya. Satu kata, tetapi membantah dan meragukan kuasa Tuhan. HANYA! Satu kata yang melihat kekecilan diri sendiri! HANYA! Satu kata yang tidak melihat kemampuan mujizat Tuhan! HANYA! Satu kata yang membunuh satu generasi di padang gurun.
Apakah seharusnya responsku ketika mendengar kata ini di hatiku? Seperti Kaleb di Bilangan 13: 30 yang berkata: "Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!", maka aku harus dengan segera mengatakan TIDAK kepada semua hanya dan semua keraguan. Kuasa pertolongan Tuhan dan mujizatNya lebih mampu dan besar dari segala tantangan dan persoalan.
Tuhan, aku mau terus percaya dan menolak habis semua ketidak-percayaan! Roh Kudus, tolong aku untuk terus percaya akan segala karya Bapa!
Sumber: Setelah Mendengar Kotbah Pdt. Jusuf Roni
Mereka menceritakan kepadanya: "Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya. Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana.
Inilah pendapat dari 10 dari 12 pengintai yang Musa kirim untuk melihat tanah yang sudah dijanjikan sendiri oleh Tuhan. Tetapi, sayang sungguh teramat sayang, mereka menggunakan satu kata, yang membunuh iman seluruh bangsa Israel, yaitu kata, HANYA!!!
Pernahkah aku mendengar janji Tuhan, tetapi kemudian mendebatnya dengan kata HANYA? Ini kata yang sangat gawat dan berbahaya. Satu kata, tetapi membantah dan meragukan kuasa Tuhan. HANYA! Satu kata yang melihat kekecilan diri sendiri! HANYA! Satu kata yang tidak melihat kemampuan mujizat Tuhan! HANYA! Satu kata yang membunuh satu generasi di padang gurun.
Apakah seharusnya responsku ketika mendengar kata ini di hatiku? Seperti Kaleb di Bilangan 13: 30 yang berkata: "Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!", maka aku harus dengan segera mengatakan TIDAK kepada semua hanya dan semua keraguan. Kuasa pertolongan Tuhan dan mujizatNya lebih mampu dan besar dari segala tantangan dan persoalan.
Tuhan, aku mau terus percaya dan menolak habis semua ketidak-percayaan! Roh Kudus, tolong aku untuk terus percaya akan segala karya Bapa!
Sumber: Setelah Mendengar Kotbah Pdt. Jusuf Roni






