Links
Archives
- March 2004
- May 2004
- February 2005
- March 2005
- April 2005
- May 2005
- June 2005
- July 2005
- August 2005
- September 2005
- October 2005
- November 2005
- December 2005
- January 2006
- February 2006
- March 2006
- April 2006
- May 2006
- June 2006
- July 2006
- August 2006
- September 2006
- October 2006
- November 2006
- December 2006
- January 2007
- February 2007
- March 2007
- April 2007
- May 2007
- June 2007
- July 2007
- August 2007
- September 2007
- October 2007
- November 2007
- January 2008
- May 2008
- June 2008
- September 2008
- April 2010
A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal
30.6.05
Hikmat Yang Tinggi
I Korintus 8: 2
Jika ada seorang menyangka, bahwa ia mempunyai sesuatu "pengetahuan", maka ia belum juga mencapai pengetahuan, sebagaimana yang harus dicapainya.
Suatu tantangan! Kalau aku merasa aku mengerti ayat ini, ini berarti aku mengaku bahwa aku "mengetahui" sesuatu. Jadi, ini berarti bahwa aku sebetulnya belum mencapai pengertian yang semestinya. Memang, Hikmat Tuhan tak terselami tanpa Roh Kudus.
29.6.05
Duduk Tenang di Kaki Yesus
Pengkhotbah 4: 6
Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin.
Jangan sok sibuk diriku. Jangan sok sibuk "melayani" Tuhan. Tenanglah! Diamlah! Duduk di kaki Tuhan dan dengarkanlah suara Yesus Tuhanmu!
27.6.05
Terus Tekun
Ibrani 10: 36
Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.
Kalau aku merenungkan ayat ini, ada sesuatu hal yang Dia ajarkan agar kita mendapat apa yang dijanjikan sesudah kamu melakukan kehendak Allah. Kita sekalian dapat dengan sempurna melakukan kehendak Allah, tetapi sesudah itu kita tidak tekun. Ini dapat menggagalkan perolehan janji Allah dan tentunya, sangat mengenaskan.
Tuhan, jangan sampai aku sudah melakukan kehendakMu, tetapi tidak terus tekun. Roh Kudus, pimpin aku terus dalam ketekunan supaya aku memperoleh semua yang telah dijanjikan Bapa!
24.6.05
Menaruh Belas Kasihan
Mazmur 37: 25, 26
Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.
Ini sungguh sulit! Tidak setiap hari aku dapat menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman. Kepada siapa? Kapan aku dapat? Dari mana sarananya?
Tetapi, apakah ini benar? Atau aku menutup hati atau bermalas-malasan untuk menaruh belas kasihan? Jangan malas, diriku! Cari kesempatan di setiap saat untuk menaruh belas kasihan. Berkatnya ke anak-cucu, Tuhan firmankan!
23.6.05
Mengecap Kekekalan
Pengkhotbah 3: 11
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.
Dalam kesulitan? Dalam tekanan? Hidup serasa sesak? Ia membuat segala sesuatu indah. Halleluya! Waktu di tangan Tuhan. Bahkan Ia akan, terus dan sudah membuat segala sesuatu indah. Maka di sinilah arti kekekalan dalam hati dan di bumi ini mulai nyata. Kita sudah mulai memegang mengecap, melihat dan merasakan keindahanNya meskipun secara jasmani belum ternyata. Terpujilah NamaNya!
21.6.05
Seperti Anak Kecil
Matius 18: 4
Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.
Aku harus belajar menjadi seperti anak kecil. Memaafkan seperti anak kecil, tanpa memendam sakit hati. Percaya seperti anak kecil, tanpa melawan kehendak Bapa dengan rasa curiga. Bersyukur seperti anak kecil, yang dengan penuh sukacita dan antusias menghargai setiap pemberian Bapa. Bersukacita seperti anak kecil, yang tak peduli akan godaan dan sindiran. Rendah hati seperti anak kecil, yang walaupun akan menangis, siap menerima disiplin yang diberikan oleh Yang mencintainya.
20.6.05
Taurat TUHAN Itu Sempurna
Mazmur 19: 8-10
Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya. Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya,
Di ayat-ayat ini setiap kalimat dimulai dengan pernyataan. Sebagaimana contohnya, kalimat pertama dimulai dengan 'Taurat itu sempurna'. Pernyataan-pernyataan ini sangat tegas dan mengajarkan hal-hal yang tidak bisa diganggu-gugat. Aku harus menerima semua ini dengan penuh iman dan tanpa syarat.
Yang menarik adalah bilamana hal-hal ini diterima, maka akan ada sesuatu proses berkat yang akan kuterima. Bilamana aku menerima dengan sepenuh Taurat Tuhan itu, maka ini akan memulai penyegaran jiwa. Bilamana aku mengerti bahwa peraturan Tuhan itu teguh, maka proses di mana hikmat itu diberikan, akan baru mulai mengalir.
Tuhan, biarlah aku menerima dengan tanpa syarat hal-hal yang sempurna dan tetap ini!
16.6.05
Persembahan Rohani
1 Petrus 2: 5
Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.
Dari hidupku harus mengalir suatu persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah. Rohani, tetapi harus nyata di dunia. Dari hati terdahulu, tetapi lambat laun harus keluar ke yang bisa dilihat. Apa yang Rasul Petrus maksud?
- Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah. (1 Petrus 2: 1)
- Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi, maupun kepada wali-wali yang diutusnya untuk menghukum orang-orang yang berbuat jahat dan menghormati orang-orang yang berbuat baik.(1 Petrus 2: 13, 14).
- Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja! Hai kamu, hamba-hamba, tunduklah dengan penuh ketakutan kepada tuanmu, bukan saja kepada yang baik dan peramah, tetapi juga kepada yang bengis. (1 Petrus 2: 17, 18)
15.6.05
Bersama Dengan Yesus
Yohanes 17: 24a
Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku,
Tuhan Yesus berdoa agar aku berada bersama Dia di mana Dia berada sekarang. Di mana? Di tempat di mana Ia di dalamku melalui persekutuan dan doa bersamaNya, di mana Kemuliaan Bapa dinyatakan melalui hidupku dan hidup rohku mulai dipisahkan dari dunia ini. Ini adalah tempat di mana kehendak Bapa dilakukan dengan sempurna dan dengan demikian aku disempurnakan tambah hari tambah seperti rupa dan gambaran-Nya.
Ya Yesus, aku mau bersama denganMu.
14.6.05
Yesus Menunggu
Markus 16: 6,7
tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: "Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia. Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya kepada kamu."
Aku sering bertanya-tanya di mana Engkau berada di saat aku menghadapi tantangan-tantangan. Tak sadar aku bahwa aku sekarang bukan di tempat yang ditentukan. Tak sadar aku bahwa Engkau sudah mendahului aku. Ke mana? Ke tempat yang sudah dikatakanMu. Aku bertanya-tanya di mana Engkau, padahal Engkau, Yesus sudah menunggu. Menunggu di Bait KudusMu, di dalam diriku, menungguku untuk datang, sujud, bersekutu dan menyembahMu, Yesus Kristus Tuhan!
13.6.05
Percaya Akan Nama Yesus Kristus
1 Yohanes 3: 23
Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita.
Ini ayat ditulis oleh Rasul Yohanes kepada orang percaya. Tetapi ini agak aneh. Dia menulis suatu perintah agar orang-orang percaya ini untuk percaya akan nama Yesus Kristus. Kalau sudah jadi orang percaya, mestinya sudah percaya akan Nama Yesus Kristus itu bukan?
Tuhan mengajarku bahwa percaya akan Yesus, bukan saja pada waktu pertama kali aku mengaku dosa-dosaku, tetapi terus-menerus tanpa batas. Maka aku sudah ikut Dia untuk beberapa waktu, aku harus terus percaya Dia sebagai Juru Selamat, yang berarti Dia akan selamatkanku dari segala himpitan. Percaya Dia selalu sebagai Tuhan, yang berarti Dia selalu mesti aku taati. Percaya akan kasihNya, percaya akan kuasaNya, percaya segala hal, percaya, percaya. Percaya akan Nama Yesus Kristus!
10.6.05
MemancarkanNya
Matius 27: 14
Tetapi Ia tidak menjawab suatu katapun, sehingga wali negeri itu sangat heran.
Yesus menakjubkan orang dengan kuasa, mujizat dan pengajaranNya. Tetapi yang luar biasa adalah ketika Ia berdiam diri, orangpun heran dan takjub. Ini karena Roh Allah menyatakan dengan sepenuh KepribadianNya!
Bagaimana diriku? Apakah aku hanya peduli akan apa yang bisa dilihat dengan mata oleh orang-orang lain? Roh Kudus, cengkram diriku sehinggap setiap hal dalam diriku adalah pancaran DiriMu.
9.6.05
Diri Yang Merasa Aman dan Sombong
Mazmur 123: 4
jiwa kami sudah cukup kenyang dengan olok-olok orang-orang yang merasa aman, dengan penghinaan orang-orang yang sombong.
Apakah aku sendiri yang merasa aman dan merasa sombong? Tuhan, tiliklah dan selidikilah hatiku. Ku sering terlalu percaya akan diri sendiri dan sombong. Ampunilahku! Luruskanlah jalanku! Janganlah belas kasihanMu terhambat karena kebodohanku sendiri!
8.6.05
Engkau Sangat Besar
Mazmur 104: 1a
Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar!
Berapa besar Dia? Tentunya sangat teramat besar. Tetapi, tahukah aku ini? Apakah aku hanya menggumamkan atau menyanyikan kebesaranNya tanpa sungguh-sungguh mengerti dan merasakan kebesaranNya?
Tuhan, buka mataku supaya aku dapat melihat dengan tanpa batas kebesaranMu!
6.6.05
Lebih Lagi
Kejadian 28: 16
Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: "Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya."
Yakub mendapatkan sesuatu visi dari Tuhan di mana Dia menyampaikan janji dan berkatNya kepada Yakub. Yang sangat menarik adalah di ayat 16 Yakub menyatakan bahwa dia menyadari akan KeberadaanNya, di tempat yang ia tak ketahui bahwa Tuhan ada sebelumnya.
Ini berarti bahwa ada sesuatu, sekarang ini, yang ada di dalam hidupku, yang belum kutahui tetapi yang sudah di tanganku, dan yang akan menyatakan KeberadaanNya dan HakekatNya, yang lebih dari semua yang sudah kusadari tentangNya. Tuhan, nyatakan diriHu lebih lagi!
4.6.05
Agar Dia Mendengar Doaku
Mazmur 32: 5,6
Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya.
Kalau aku mengaku dosa-dosaku, maka aku dapat datang berdoa ke hadiratNya, bahkan Dia dapat ditemui di waktu yang tepat. Ini memberiku pengertian mengapa terkadang serasa doa-doaku seakan-akan tidak didengar. Alangkah baiknya bilamana aku memeriksa diriku sendiri bilamana ada-ada hal yang kurang benar. Dan oleh karena itu, Ya, Dia akan menjadi Tuhan Yang setia dan Yang selalu mendengar jerit hatiku.






