A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal

31.8.05

Menjulang Tinggi


Yesaya 40: 31

tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Rajawali terbang tinggi karena ada hembusan angin yang dihadapi. Bagaimana dengan orang percaya yang menantikan Tuhan? Hembusan badai hidup tidak menghambat langkahnya, malah oleh karenanya ada ancang-ancang untuk menjulang tinggi, tinggi dan semakin tinggi.

29.8.05

Diangkat Tinggi


Matius 6: 4


Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga,

Tuhanku hebat. Sebelum dunia berbicara ini dan itu tentang hak azazi manusia, Dia telah mengangkatku, seorang manusia yang penuh dosa ke tempat yang tinggi. Tuhan Yesus menebus dosaku dan kini, aku dan semua umat manusia, asal percaya saja kepada Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat, boleh mengakui Tuhan sebagai Bapa.

Dari hina-dina menjadi anak Tuhan. Luar biasa kasihMu, Yesus!

27.8.05

Dengan Sekonyong-konyong


Yesaya 48: 3


firman TUHAN: "Hal-hal yang terjadi di masa yang lampau telah Kuberitahukan dari sejak dahulu, Aku telah mengucapkannya dan telah mengabarkannya. Kemudian dengan sekonyong-konyong Aku melaksanakannya juga dan semuanya itu sudah menjadi kenyataan.

Aku tidak dapat menyelami dan mengerti jalan-Nya. Namun, aku harus selalu tetap mengikuti jalan-Nya. Jalan apakah ini? Jalan dan petunjuk yang sudah Ia ucapkan dan kabarkan untuk aku ikuti. Mengapa? Karena hanya di jalan-Nya inilah Ia akan, dengan tiba-tiba dan tanpa aku sangka, melaksanakan kehendakNya yang sudah Ia janjikan. Dan, bukan di jalan yang aku pilih sendiri.

Tuhan Yesus, aku mau tetap setia dan percaya akan yang semua yang sudah Kau beritakan dan kabarkan untukku. Aku percaya bahwa semua ini akan menjadi kenyataan.

24.8.05

Hidup Seperti Lebah


Seorang percaya harus seperti seekor lebah. Di musim tertentu, lebah ini menghisap sari bunga, memperoleh makanan dan menghasilkan madu. Seorang percaya, di waktu yang telah ditentukan, datang dan berharap kepada Tuhan, memperoleh berkat dan hidupnya menghasilkan sesuatu yang manis.

Yang lebih mengherankan lagi, spora dari bunga melekat di badan ciptaan ini dan disebarkan oleh lebah ini tanpa batas. Hasilnya adalah pertumbuhan banyak kuntum bunga, yang kemudian dapat dinikmati oleh lebah itu sendiri, lebah-lebah lain dan juga, generasi lebah berikutnya. Orang percaya ini, yang mendapatkan berkat Tuhan, menanam dan menaburnya di ladang Tuhan. Tuhan menumbuhkan taburan ini. Dia, orang di sekitarnya dan anak-cucunya menuai dan menikmati kemurahan Tuhan yang tiada habisnya.

Sumber: Pengajaran yang diberikan oleh Dr. Mark Chironna, Trinity Brodcasting Network.

22.8.05

Rumahnya di Bukit Batu


Amsal 30: 26


pelanduk, bangsa yang lemah, tetapi yang membuat rumahnya di bukit batu,

Bukankah orang percaya seperti pelanduk? Kita lemah dan penuh kekurangan, tetapi kita bersembunyi di balik gunung batu keselamatan, Tuhan Yesus Kristus. Ya, kita akan mengalami serangan, bahkan terkadang merasa ketakutan. Tetapi Dia sendiri yang melindungi kita dari hantaman dan deru alam dunia ini. Terpujilah Namanya!

19.8.05

Ia Mengejarku dengan KasihNya


Roma 11: 29


Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.

Aku dan setiap orang percaya dipanggil dan diberikan karunia berlimpah olehNya. Tetapi, seringkali aku tidak menyadari apa yang telah dijanjikan dan dikaruniakan di dalam hidupku. Apakah Ia menyesali kebodohanku? Tidak! Apakah Ia menarik balik kemurahanNya? Tidak! Sebaliknya, Ia mengejarku dengan kasih sayangNya agar aku boleh berada di tempat yang Ia telah tentukan untukku. Itulah sebabnya aku berada di mana aku lagi berada. Itulah alasannya aku menghadapi semua yang aku alami sekarang.

18.8.05

Jelas dan Secara Tersendiri


Markus 4: 33-34

Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu Ia memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan pengertian mereka, dan tanpa perumpamaan Ia tidak berkata-kata kepada mereka, tetapi kepada murid-murid-Nya Ia menguraikan segala sesuatu secara tersendiri.

Cara Tuhan berbicara kepadaku adalah seringkali dengan menggunakan pengertianku, yaitu dengan kejadian sehari-hari di hidupku. Tetapi, melalui itupun, seringkali aku tidak mengerti dan merasa seakan-akan Dia selalu bicara dengan perumpamaan-perumpamaan.

Tuhan Yesus, pengertianku sangat terbatas. Roh Kudus, aku berdoa supaya Engkau menguraikan Firman dan segala sesuatu dengan jelas dan secara tersendiri kepadaku.

16.8.05

Berbuah di Tahun Kering


Yeremia 17: 7, 8


Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Orang yang mengandalkan Tuhan (yaitu, orang percaya) tidak kuatir dalam tahun kering. Bukan berarti tidak ada tahun kering dalam hidup orang yang bersandar akan Tuhan, tetapi ia tidak akan kuatir melewati masa-masa tersebut. Bahkan, di tahun kering, ia akan terus dan tanpa henti menghasilkan buah.

Roh Kudus, aku mau belajar mengandalkan Tuhan saja. Aku mau berakar di dalam-Mu agar aku terus-menerus menghasilkan buah dan menjadi berkat meskipun hidup di dunia ini seakan-akan dalam tahun kering.

15.8.05

Memberkati Karena Memperoleh Berkat


1 Petrus 3: 9b


..., tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat.

Hendaklah kamu memberkati! Bukan saja Tuhan yang memberkati, tetapi aku, seorang anak Tuhan, yang harus memberkati melalui hidupku ini. Dengan apa? Mana bisa?

Tentunya bisa, diriku! Ini semua mungkin karena aku dipanggil untuk memperoleh berkat! Ini sungguh luar biasa. Aku dapat memberkati kalau aku mau dipanggil untuk memperoleh berkat dan membagikannya. Tuhan, kuterima panggilanMu!

12.8.05

Tak Putus Asa


Amsal 27: 18


Siapa memelihara pohon ara akan memakan buahnya, dan siapa menjaga tuannya akan dihormati.

Aku membutuhkan ketekunan untuk taat kepada tuanku. Butuh kesabaran, kesetiaan, penguasaan diri dalam melakukan apa yang telah dipercayakan Tuhan kepadaku. Jangan sampai aku mencuri, lengah, bermalas-malasan, bahkan tidak sabar dan teliti karena merasa berkatNya tak kunjung tiba.

Tuhan Yesus, biarlah buah Roh-Mu bersemi di hidupku agar aku tak berputus-asa dalam segala hal.

10.8.05

Dipersiapkan untuk Menjadi Bapa


1 Korintus 4: 15a


Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa.

Amin! Di antara umat percaya, bahkan termasuk aku pribadi, tidak terdapat banyak bapa. Tidak banyak yang berani mendisiplin karena takut dicerca. Tidak banyak yang berani mengasihi karena takut disalah-gunakan. Tidak banyak yang bisa menjadi teladan, panutan dan tempat perlindungan yang teduh bilamana ada badai menerpa. Dan, tidak banyak yang berkorban untuk mencermati dan prihatin akan pertumbuhan rohani jemaat Tuhan.

Bapaku yang di surga, persiapkanlah aku agar aku bertambah dewasa dan siap menjadi bapa rohani!

9.8.05

Mengucapkan FirmanNya


1 Petrus 4: 11a


Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah;

Luar biasa! Ini perintah dari Rasul Petrus untuk setiap orang awam di dalam kehidupannya sehari-hari, dan bukan dimaksudkan hanya untuk diucapkan melalui sebuah mimbar. Aku sangat tertegun membaca ayat ini. Bukankah ini berarti bahwa setiap perkataanku mengandung arti yang sangat penting? Bahkan, setiap suku kata yang diucapkan mengandung bobot yang teramat sangat berarti.

Tuhan, ini sungguh berat. Bagaimana mungkin aku dapat mengawasi agar setiap kata yang kuucapkan adalah FirmanMu? Tolonglah, Roh Kudus. supaya ini tergenapi dalam hidupku!

Labels:

8.8.05

Supaya Tidak Menjadikan Diri Sendiri Bodoh


Amsal 26: 4


Jangan menjawab orang bebal menurut kebodohannya, supaya jangan engkau sendiri menjadi sama dengan dia.

Terkadang aku ingin menjawab candaan seseorang dengan sesuatu yang lebih menggelikan atau yang lebih menghebohkan. Ini mungkin agar aku dapat dipandang sebagai seorang yang luwes dalam pergaulan. Tetapi, seringkali canda-canda tersebut penuh dengan kebodohan dan cemooh.

Diriku, ingatlah untuk menjaga segala perkataan! Roh Kudus, tolong aku supaya aku tidak menjadikan diriku sendiri bodoh!

5.8.05

Ciri Seorang Yang Benar


Amsal 24: 7


Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana.

Aku belajar bahwa orang benar akan pernah jatuh di dalam hidupnya, tetapi ia akan bangun kembali. Jadi, bukanlah teologi yang salah kalau aku jatuh (bukannya dengan sengaja berdosa atau melakukan kefasikan), tetapi adalah hal yang benar bahwa aku harus bangun kembali setelah kejatuhan itu. Orang fasik roboh dalam bencana. Kalau aku tidak bangun kembali dari kejatuhan, ada pertanyaan besar apakah aku seorang yang benar.

Tuhan, dengan Engkau aku akan selalu bangkit kembali!

4.8.05

Mengambil Bagian dalam Kodrat Ilahi


2 Petrus 1: 4


Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.

Tuhan Yesus memberi kita janji-janji yang berharga. Harus aku ketahui! Harus aku pelajari! Harus aku pegang! Untuk apa? Apakah agar aku supaya hidup bermalas-malasan? Tidak! Tetapi, supaya aku boleh mengambil bagian dari kodrat ilahiNya. KodratNya, karakter PribadiNya, kekudusanNya.

Tuhan, tuntun aku terus supaya janjiMu membawa aku supaya boleh mengambil bagian dalam PribadiHu!

3.8.05

Anugrah Penciptaan Tuhan untuk Umat Percaya


Yesaya 48: 6b-7

Aku mengabarkan kepadamu hal-hal yang baru dari sejak sekarang, dan hal-hal yang tersimpan yang belum kauketahui. Baru sekarang hal-hal itu diciptakan dan bukan dari sejak dahulu, dan sebelumnya engkau tidak mendengarnya, supaya jangan engkau berkata: Memang aku telah mengetahuinya!

Tuhan adalah Pencipta segala hal. Itu sendiri adalah sungguh mencengangkan. Yang terlebih menakjubkan lagi bahwa Ia menciptakan hal-hal yang baru bagi umat yang dikasihiNya. Sekarang, di zaman ini! Bahkan hal-hal yang tersimpan, yang belum dan tidak pernah aku bayangkan. Untuk aku dan tentunya, untuk semua umat percaya. Luar biasa!

Tuhan, aku menerima dan sangat bersyukur akan semua hal yang Kaurancangkan untukku.Berkaryalah! Dan jadilah rancangan ciptaanMu untuk hidupku!

2.8.05

Mengetahui Yesus di Hidup Seseorang


1 Korintus 2: 2


Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan.

Inilah tekad Rasul Paulus kepada jemaat Korintus. Aku perlu belajar juga seperti ini. Aku mau belajar untuk melihat dan mengetahui Yesus saja di hidup sesama umat percaya. Bukan latar belakang mereka, bukan persembahan mereka, bukan kebaikan ataupun kejahatan yang telah mereka lakukan di masa lampau, dan bahkan bukan karya mereka di dalam Tuhan. Yang aku mau ketahui adalah Yesus. Apakah Yesus bertambah besar di dalam hidup seseorang? Dan jangan sampai lupa, apakah Yesus bertambah besar di hidupku sendiri?

Tuhan, aku mau agar orang mengetahui dengan jelas Yesus di hidupku.

1.8.05

Edisi Terbaru dari Kasih Kekal - Agustus 2005


Yth Sdr. Sdri,

Puji Nama Tuhan Yesus Kasih Kekal dapat membagikan sebagaimana berikut untuk edisi Agustus 2005.

a) Hening Kasih Kekal episode Agustus 2005 - Mengundang Roh Kudus untuk Berkarya. Kasih Kekal menyampaikan suatu renungan singkat dalam bentuk audio/podcasting (9 menit) bagi anda sekalian.

b) Artikel "Kedatangan Tuhan" - Suatu artikel singkat yang mengingatkan kita sekalian akan janjiNya yang indah ini.

c) Kesaksian "Sekarang Aku Wanita yang Beruntung" -
Kesaksian yang menceritakan di mana nasib seorang ibu berubah ketika ia memilih jalan kebenaran (dikutib dari Pelayanan Pondok Hayat).

Sdr-Sdri, dalam segala keterbatasan kami, Tuhan telah sungguh menolong dan membawa Kasih Kekal ke jalanNya yang benar-benar tak terselami. Mungkin sudah anda sekalian simak episode Hening Kasih Kekal, pelayananan yang berbentuk audio podcasting. Ada yang mungkin bertanya , "Apa itu Podcasting?" (Penjelasan lengkap mengenai 'Podcasting' dapat anda baca di bagian Hening Kasih Kekal).

Hanya sebagian dari netters (pengguna internet) di dunia yang baru saja mengerti akan sarana Podcasting ini. Bahkan di Indonesia, sampai saat ini, tidak lebih dari 5 yang kami ketahui, yang telah mencoba memancarkan acara melalui sarana podcasting. Bukannya kami berbangga, sungguh kami merasa risih dengan keterbatasan acara ini dan dijauhkanlah segala kesombongan dari pikiran kami. Tetapi, Kasih Kekal boleh dikatakan geleng-geleng kepala, bagaimana Tuhan dapat memberi hikmat dan berkarya sehingga Hening Kasih Kekal ini dapat dimulai di bulan April 2005 yang lalu. Kami percaya bahwa banyak sarana media kristiani lain yang juga akan mulai memakai sarana ini.

Bagaimana dengan Jurnal Kasih Kekal? Kami "kaget" karena baru saja disadari bahwa kolom ke-100 telah diselesaikan di bulan Juli yang baru lewat ini. Padahal, ini baru saja dimulai di bulan Februari 2005. Siapakah kami ini Tuhan, kalau ini bisa terjadi? Tetapi, sekali lagi boleh disaksikan, bahwa di dalam segala keterbatasan ini, Roh Kudus boleh berkarya dan ambil kendali segala hal.

Karena itulah, teruslah untuk mendoakan Kasih Kekal dan kemana pelayanan ini harus terus melangkah. Jangan lupa untuk mengundang teman atau kerabat anda untuk mengunjungi Kasih Kekal. Terima kasih dan Tuhan menyertai anda sekalian.

Salam sejahtera,

Kasih Kekal
www.kasihkekal.org

This page is powered by Blogger. Isn't yours?