Links
Archives
A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal
27.10.05
Berbalas-balasan Puji Syukur
Nehemia 12: 24
Inilah para kepala orang-orang Lewi: Hasabya, Serebya, Yesua bin Kadmiel, dan saudara-saudara mereka yang berdiri di hadapan mereka untuk menyanyikan puji-pujian dan syukur sesuai dengan perintah Daud, abdi Allah itu, kelompok di samping kelompok.
Daud menata agar puji-pujian syukur dilaksanakan kelompok di samping kelompok, berbalas-balasan dan bersahut-sahutan. Bagaimana dengan aku beserta dengan kelompok di mana aku beribadah? Apakah kita berbalasan puji syukur kepada Yesus antara kelompokku dengan kelompok lain, antara gerejaku dengan gereja lain, antara sinodeku dengan sinode lain? Atau yang kita balas dan sahutkan adalah yang tidak sedap di telinga Tuhan?
Ampuni aku, kalau mulutku belum terisi penuh dengan puji-pujian dan syukur!
26.10.05
Menengadah ke Langit
Lukas 9:16
Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya supaya dibagi-bagikannya kepada orang banyak.
Ketika Tuhan Yesus mengucapkan berkat atas lima roti dan dua ikan, Ia menengadah ke langit. Tindakan menengadah ini menunjukkan bahwa Yesus, dengan segala kuasaNya, hanyalah berharap kepada Bapa yang di surga untuk segala kuasa dan berkat. Kalau Tuhan Yesus sendiri masih melakukan ini, apa lagi aku? Menengadahkan aku ke Bapa yang di surga di setiap keputusan yang kuhadapi?
25.10.05
Dengan Kepastian Yang Kokoh
1 Tesalonika 1: 5
Sebab Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan kata-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh. Memang kamu tahu, bagaimana kami bekerja di antara kamu oleh karena kamu.
Apakah yang aku kerjakan untuk-Nya, hanyalah berdasarkan kekuatan Roh Kudus dan dengan keyakinan yang kokoh? Sedemikian yakin dan pasti akan karyaNya melaluiku, sehingga, seperti Paulus, dapat menyatakan kepada sesamaku, "Memang kamu tahu...." ?
Tuhan, di dalam segala keterbatasanku, biarlah Roh Kudus berkarya sehingga aku dapat dengan pasti melakukan tanpa cela semua yang telah Engkau perintahkan.
24.10.05
Peliharalah Aku Terus!
Mazmur 17: 8a
Peliharalah aku seperti biji mata,...
Suatu hal yang luar biasa kalau bukan saja seseorang menjadi orang percaya, tetapi menjadi seorang anak Tuhan yang menjadi biji mataNya. Tetapi, yang mengejutkan adalah bahwa ayat ini berseru agar aku dipelihara seperti biji mata. Seruan 'peliharalah' mengusulkan sesuatu yang kesinambungannya harus terus harus dijaga. Kalau-kalau tidak hati-hati, bisa-bisa jatuh ke luar jalan Tuhan.
Tuhan, aku tidak mau main-main ikut Engkau. Jangan pernah lepaskan aku!
19.10.05
Dengan Penuh Perhatian
Nehemiah 8: 3
Ia membacakan beberapa bagian dari pada kitab itu di halaman di depan pintu gerbang Air dari pagi sampai tengah hari di hadapan laki-laki dan perempuan dan semua orang yang dapat mengerti. Dengan penuh perhatian seluruh umat mendengarkan pembacaan kitab Taurat itu.
Dengan penuh perhatian aku mendengarkan Firman Tuhan? Benarkah itu? Aku sering terganggu akan siapapun yang bersikap seenaknya sendiri di rumah Tuhan. Tetapi, seringkali pikiranku sendiri penuh dengan gangguan. Meskipun badan boleh duduk diam, pikiran tidak ada perhatian penuh.
Tuhan, ampuni kemunafikanku. Ajar aku supaya boleh duduk diam di kakiMu!
18.10.05
Pengertian Yang Benar
Roma 10: 2
Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.
Teguran yang tepat, bukan saja untuk orang yang belum percaya, tetapi juga untukku, seorang yang percaya akan Tuhan Yesus. Sudahkah aku berada di dalam pengertian yang benar? Atau, aku seperti seekor keledai dungu yang bekerja keras untukNya, tetapi tanpa tujuan dan pengertian yang benar?
Tuhan, aku haus akan pengertian, pewahyuan dan hikmat-Mu. Berkenanlah untuk terus mewahyukan PribadiMu dalam hidupku!
17.10.05
Aku Mau Berubah!
Yohanes 8: 7
Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."
Ketika aku memperhatikan dan lalu, mengecam kelemahan seseorang, seringkali hal yang ku kritik itu ternyata menunjukkan suatu kelemahan yang serupa di diriku sendiri.
Tuhan, ampuni kesombonganku! Aku mau berubah tambah hari tambah seperti Engkau!
16.10.05
Menggenapi Panggilan-Nya
Roma 9: 11
Sebab waktu anak-anak itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat, --supaya rencana Allah tentang pemilihan-Nya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilan-Nya--
Apakah aku tahu dan mengerti panggilan yang diberikan-Nya kepadaku semenjak aku belum lahir? Dan apakah aku dengan sungguh-sungguh berupaya agar supaya panggilan-Nya terlaksana dengan sempurna di hidupku?
14.10.05
Pengharapan Yang Benar
Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya? Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.
Suatu teguran yang keras. Apakah hidupku selalu dalam pengharapan? Apakah aku sekarang percaya akan sesuatu yang tidak ku lihat? Dan terus menantikannya dengan tekun dan tanpa berkeputusan? Kalau aku percaya Yesus sebagai Juru Selamat dan karenanya diselamatkan, mengapa berhenti sampai di situ saja?
Harus terus berharap! Berharap bahwa semua janji-janjiNya terlaksana! Berharaplah dalam segala hal!
Suatu teguran yang keras. Apakah hidupku selalu dalam pengharapan? Apakah aku sekarang percaya akan sesuatu yang tidak ku lihat? Dan terus menantikannya dengan tekun dan tanpa berkeputusan? Kalau aku percaya Yesus sebagai Juru Selamat dan karenanya diselamatkan, mengapa berhenti sampai di situ saja?
Harus terus berharap! Berharap bahwa semua janji-janjiNya terlaksana! Berharaplah dalam segala hal!
10.10.05
Tetap Turun-Temurun
Mazmur 100: 5
Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.
Skala waktu Tuhan tidaklah dari hari ke hari saja, tetapi dari masa ke masa. Kesetiaan-Nya tetap turun-temurun. Tetap turun-temurun? Apakah artinya ini? Bukan saja dari satu generasi ke generasi berikutnya, tetapi selalu dari satu generasi ke generasi berikutnya. Tidak ada habisnya. Tidak ada batasnya.
Tuhan, tolong aku untuk menampung dan menyalurkan ketidak-terbatasanMu di bejana yang kecil ini!






