A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal

25.7.06

Tahu, Percaya dan Mengerti



Yesaya 43: 10


"Kamu inilah saksi-saksi-Ku," demikianlah firman TUHAN, "dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi.

Inilah pesan Tuhan melalui nabi Yesaya kepada bangsa Israel, lama setelah mereka sudah merasakan cinta kasih Tuhan. Demikianlah dengan seorang percaya, tak peduli berapa lama ia ikut Tuhan, ia tetap ditetapkan menjadi seorang saksi. Ia harus terus menerus belajar tahu, kemudian percaya dan jadi, sepenuhnya mengerti siapa Dia. Siapa Dia? Ia adalah tetap Tuhan yang melakukan perkara-perkara besar dan orang percaya, kita-kita ini, akan menyaksikan perkara-perkara besar ini di hidup ini.

20.7.06

Jangan Mengandalkan Manusia!


Yeremia 17: 5


Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!

Tuhan Yesus, ampuni aku kalau aku sering mengandalkan dan berharap kepada orang lain. Roh Kudus, pegang and teguhkanku supaya aku hanya berharap kepada Bapa!

18.7.06

Semuanya Manis


Amsal 27: 7

Orang yang kenyang menginjak-injak madu, tetapi bagi orang yang lapar segala yang pahit dirasakan manis.

Aku lapar dan rindu agar Kehidupan-Mu senantiasa mengalir di dalam dan melaluiku. Aku mengucapkan syukur dan menghargai akan semua yang terjadi sekarang dan yang akan kauperbuat di dalam hidupku, karena semuanya, ya semuanya, manis adanya.

14.7.06

Tak Akan Pernah Dipermalukan


Mazmur 25: 3a


Ya, semua orang yang menantikan Engkau takkan mendapat malu;

Satu hal yang sering "menghantui" ku dulu adalah bilamana hidupku memalukan. Puji NamaNya, Tuhan Yesus setia dan tetap melindungi. Tak usah aku cemas dan tak usah aku kuatir lagi, tetapi aku mau percaya terus bahwa aku tak akan pernah dipermalukan.

13.7.06

Apakah aku menghakimi?


Matius 7: 2


Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

Ayat ini sering disalah-gunakan sehingga seseorang yang melihat suatu kesalahan, orang ini tidak bisa mengatakan dengan jujur bahwa hal itu memang salah; ia akan takut dituduh bahwa ia sudah menghakimi. Tetapi yang aku lihat ialah bahwa Tuhan mengajar supaya aku tidak menghakimi, yang berarti bahwa aku seharusnya tidak menentukan atau mengutuki seseorang yang bersalah dengan suatu hukuman yang aku rasa pantas untuk orang itu. Biarlah aku membiarkan Bapa di surga menentukan hukuman atas orang yang berdosa.

Suatu dosa harus tetap disebut dosa dan upah dosa ialah maut; itu firman. Tetapi, biarlah aku tetap mengharapkan kemurahan dan pengampunan melalui pengorbanan Tuhan Yesus Kristus bagi aku, seseorang yang berdosa dan juga, bagi pribadi-pribadi lain.

12.7.06

Pikul Salib


"Hadirat Tuhan di hidup seseorang adalah hasil akibat dari pengorbanan dan pemikulan salib di hidup pribadi tersebut. Pikul salib dapat dilakukan bilamana ada buah Roh menguasai hidup ini."

Sumber: Petrus Agung

10.7.06

Di Depan Orang Yang Takut Akan Dia


Mazmur 22: 25b


.., nazarku akan kubayar di depan mereka yang takut akan Dia.

Bukan saja aku perlu memberikan yang terbaik untuk segala janji dan abdiku, tetapi perlu ada petunjuk dariNya di mana itu aku harus lakukan. Ayat ini mengajarku untuk melakukannya di depan mereka yang takut akan Dia. Mengapa? Orang yang takut akan Dia akan mengerti arti suatu pengabdian. Mereka dapat bersatu hati bersamaku memuji dan bersyukur kepada Tuhan selagi pengabdianku dilaksanakan. Mereka juga dapat mengawasi bahwa segala hal dilakukan dengan hati yang tulus dan sikap yang cermat.

Tuhan, biarlah aku dikelilingi oleh pribadi-pribadi yang takut akan Engkau.


9.7.06

Disertai Perbuatan


Yakobus 2: 17

Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

Baru saja aku membaca Yakobus 2 dan langsung aku teringat akan seseorang yang sepertinya punya iman, tetapi kurang ada perbuatan. Namun, aku langsung menyadari bahwa aku sendiri sungguh masih sangat terbatas dalam perbuatan di dalam hidup ini. Untuk aku sesumbar tentang "iman"ku kalau aku sendiri belum berbuah?

Tuhan, ampuni hatiku yang begitu degil. Aku mau berbuah dan melakukan perbuatan yang selaras dengan iman!

This page is powered by Blogger. Isn't yours?