Links
Archives
- March 2004
- May 2004
- February 2005
- March 2005
- April 2005
- May 2005
- June 2005
- July 2005
- August 2005
- September 2005
- October 2005
- November 2005
- December 2005
- January 2006
- February 2006
- March 2006
- April 2006
- May 2006
- June 2006
- July 2006
- August 2006
- September 2006
- October 2006
- November 2006
- December 2006
- January 2007
- February 2007
- March 2007
- April 2007
A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal
29.11.06
Mengambil Resiko
Mazmur 119: 109
Aku selalu mempertaruhkan nyawaku, namun Taurat-Mu tidak kulupakan.
Daud selalu mengambil resiko. Sungguh suatu pengajaran yang indah bagiku! Aku harus belajar mengambil jalan yang tak pernah atau sulit untuk ditempuh; bahkan, seperti Daud, terkadang kelihatannya seperti suatu jalan yang penuh bahaya. Bukan karena aku percaya kepada kemampuanku, tetapi aku belajar bahwa kalau Taurat-Nya kupelajari, kurenungkan dan tidak kulupakan, maka Ia akan pelihara dan jaga.
Tuhan, aku berdoa supaya hidupku selalu melangkah maju, meski ada resiko, dalam jalan kebenaran-Mu!
Aku selalu mempertaruhkan nyawaku, namun Taurat-Mu tidak kulupakan.
Daud selalu mengambil resiko. Sungguh suatu pengajaran yang indah bagiku! Aku harus belajar mengambil jalan yang tak pernah atau sulit untuk ditempuh; bahkan, seperti Daud, terkadang kelihatannya seperti suatu jalan yang penuh bahaya. Bukan karena aku percaya kepada kemampuanku, tetapi aku belajar bahwa kalau Taurat-Nya kupelajari, kurenungkan dan tidak kulupakan, maka Ia akan pelihara dan jaga.
Tuhan, aku berdoa supaya hidupku selalu melangkah maju, meski ada resiko, dalam jalan kebenaran-Mu!
22.11.06
Jauhilah Bajingan-Bajingan!
Bilangan 11: 4-6
Orang-orang bajingan yang ada di antara mereka kemasukan nafsu rakus; dan orang Israelpun menangislah pula serta berkata: "Siapakah yang akan memberi kita makan daging? Kita teringat kepada ikan yang kita makan di Mesir dengan tidak bayar apa-apa, kepada mentimun dan semangka, bawang prei, bawang merah dan bawang putih. Tetapi sekarang kita kurus kering, tidak ada sesuatu apapun, kecuali manna ini saja yang kita lihat."
Orang Israel menangisi "kemiskinan" mereka dan kehilangan iman setelah orang-orang bajingan di sekitar mereka kemasukan nafsu rakus. Ini mengajarkan suatu contoh bahwa kita harus berhati-hati akan siapa dan suara siapa yang kita biarkan dan dengarkan di sekitar kita sekalian. Jangan sampai karena si orang-orang bajingan kemasukan hal-hal yang menimbulkan amarah Tuhan, kita terkena getahnya dan yang lebih celaka, terkena hukuman Tuhan.
Tuhan, beriku hikmat untuk mengenali dan menjauhi dengan segera orang-orang bajingan!
16.11.06
Janganlah Beria-ria Akan Terjatuhnya Musuh!
Amsal 24: 17-18
Jangan bersukacita kalau musuhmu jatuh, jangan hatimu beria-ria kalau ia terperosok, supaya TUHAN tidak melihatnya dan menganggapnya jahat, lalu memalingkan murkanya dari pada orang itu.
Ayat ini sungguh aneh. Kalau aku ingin Tuhan tidak memalingkan murkanya kepada orang fasik, dengan lain kata aku ingin hukuman Tuhan tuntas, maka janganlah aku bersukacita dan beria-ria akan kejatuhan orang fasik.
Oh Tuhan, di dalam segala hal ajarlah aku untuk tidak beria-ria akan kemalangan dan kejatuhan. Hanya Engkau dan Engkau sendiri yang berkuasa untuk menghakimi!
Jangan bersukacita kalau musuhmu jatuh, jangan hatimu beria-ria kalau ia terperosok, supaya TUHAN tidak melihatnya dan menganggapnya jahat, lalu memalingkan murkanya dari pada orang itu.
Ayat ini sungguh aneh. Kalau aku ingin Tuhan tidak memalingkan murkanya kepada orang fasik, dengan lain kata aku ingin hukuman Tuhan tuntas, maka janganlah aku bersukacita dan beria-ria akan kejatuhan orang fasik.
Oh Tuhan, di dalam segala hal ajarlah aku untuk tidak beria-ria akan kemalangan dan kejatuhan. Hanya Engkau dan Engkau sendiri yang berkuasa untuk menghakimi!
Labels: peringatan
14.11.06
Supaya
Mazmur 73: 28
Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya.
Si Raja Daud berterus-terang bahwa ada alasan mengapa ia suka dekat dengan Allah. Dia tidak sembunyi-sembunyi menyatakan bahwa ada "upah" kalau seseorang menaruh tempat perlindungannya pada-Nya. Dengan jelas ia berkata bahwa semua ini dilakukan supaya ia dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya yang sudah pasti luar dari biasa. Kalau seseorang dapat menceritakan maka pastilah ia sudah melihat, menyaksikan, dan menikmati karya ajaib-Nya dengan mata-kepalanya sendiri.
Tuhan, aku mau mendapatkan kehomatan untuk menceritakan segala pekerjaan-Mu; aku mau tambah dekat dengan-Mu.
9.11.06
Tuhan Yang Menyelesaikan Segala Perkara, Asal...
2 Tawarikh 20: 17
Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu. Janganlah kamu takut dan terkejut. Majulah besok menghadapi mereka, TUHAN akan menyertai kamu.
Dalam menghadapi sebuah masalah atau tantangan, seorang anak Tuhan harus belajar berani tinggal berdiri menghadapi permasalahannya. Kalau seorang percaya berdiri tegap atas perintah Tuhan, maka Tuhan sendiri yang akan menyelesaikan segala perkara!
Tuhan, ku tidak mau menjadi pengecut. Berilah kekuatan menghadapi "gunung-gunung" yang harus dipindahkan!






