Send As SMS

A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal

27.12.06

Sebab Seorang Anak Telah Lahir


Yesaya 9: 5


Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Penasihat Ajaib: ini berarti hidupku akan dituntun dan diarahkan.
Allah yang Perkasa: ini berarti hidupku akan dilindungi.
Bapa yang Kekal: ini berarti hidupku akan dicukupi oleh Bapaku untuk selama-lamanya.
Raja Damai: ini berarti hidupku penuh ketentraman.

Yesus, karena Engkau Juru Selamatku, aku percaya bahwa hidupku akan dituntun, diarahkan, dilindungi, dicukupi dan semuanya dialami dalam damai sejahtera yang sempurna, sekarang dan sampai selama-lamanya.

21.12.06

Aku Mau Pergi Melihat!


Lukas 2: 15, 20

ay. 15.Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita." ay. 20 Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.

Seperti gembala-gembala, bilamana aku diberitahu sesuatu oleh Tuhan, aku mau percaya dan pergi melihat. Aku tidak tinggal diam saja, tetapi aku mau menyaksikan dan meneliti apa yang sudah disampaikan oleh Tuhan kepadaku. Maka kalau aku pergi melihat, maka pasti semuanya yang dikatakan oleh Tuhan kepadaku, ya pasti, semuanya itu sesuai! Halleluya!

14.12.06

Merindukan Kepribadian Seorang Raja


Amsal 12: 4


Isteri yang cakap adalah mahkota suaminya, tetapi yang membuat malu adalah seperti penyakit yang membusukkan tulang suaminya.

Istri yang cakap adalah mahkota suaminya. Tetapi sebagai seorang suami, kalau istriku belajar menjadi seorang yang cakap dan bijak, sudahkah aku sendiri diubah dan berubah untuk tetap sepadan? Kalau istriku dididik oleh Tuhan menjadi mahkota diriku, sudahkah diriku sendiri mempunyai karakter kepribadian dan kebijaksanaan seorang raja? Sungguh menyedihkan kalau si istri menjadi seindah mahkota, tetapi sang suami tetap dungu.

Tuhan, biarlah karakter agung-Hu mulai merubah manusia lamaku!

13.12.06

Peduli Akan Pertobatan Seseorang



Lukas 15: 10


Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat."

Terus-terang aku harus belajar banyak untuk rindu akan pertobatan jiwa-jiwa. Bukan saja peduli akan berkat yang kuterima (itu pasti), tetapi juga mengizinkan mengalirnya kasih Kristus di hidupku, yang merindukan pertobatan setiap domba yang terhilang.

Tuhan, di musim Natal biarlah KasihMu mengalir deras di hidupku sehingga aku mengerti akan kerinduan-Mu agar tidak seorangpun boleh tersesat dan binasa.

6.12.06

Jangan Tertunda Lagi!


Mazmur 90: 16


Biarlah kelihatan kepada hamba-hamba-Mu perbuatan-Mu, dan semarak-Mu kepada anak-anak mereka.

Beberapa bulan yang lalu aku membaca ayat ini dan berdoa agar karya-Nya itu kelihatan dengan mata jasmani ini. Aku merenungkan ayat ini kembali hari ini dan mendapatkan pengertian tambahan. Ketika aku membaca doa Musa ini, terasa di hatiku suatu kehausan, kerinduan bahkan ada rasa ketidak-sabaran. Musa menyatakan "Biarlah kelihatan kepada hamba-hamba-Mu perbuatan-Mu", suatu jeritan hati kalau sampai ini seakan-akan belum terlihat dan belum nyata apa yang sudah Tuhan janjikan. Ia berseru kepada Tuhan, " Biarlah kelihatan...". Seperti Musa, aku belajar untuk tidak menggerutu, tetapi berdoa sesuai dengan ayat ini agar dengan segera dan tidak lama lagi, perbuatan-Nya yang ajaib sungguh dinyatakan di bumi ini, di hidupku lebih lagi, seperti yang sudah di surga.

Tuhan, jangan tertunda lagi karya-Mu di hidupku. Jangan sampai terhambat lagi oleh ketidak-percayaanku. Berkaryalah, ya Tuhan Pencipta langit dan bumi! Biarlah kelihatan!

This page is powered by Blogger. Isn't yours?