A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal

29.1.07

Menerima Tugas


Yohanes 13: 16


Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya.

Seorang duta atau diplomat di negeri asing selalu siap menerima perintah atasan untuk tugas dan tempat pelayanan. Bilamana aku adalah seorang duta surga di dunia ini, sudahkah aku siap menerima segala perintah, petunjuk, bahkan penempatan tempat pelayanan dari atasan dengan hati yang ikhlas? Terus terang saja, bukankah sering aku tidak siap, bahkan sebagaimana, masih sering pilih-pilih waktu dan bentuk tugas?

Roh Kudus, tolonglah aku agar mulai menjadi bejana yang mau dibentuk.

23.1.07

Membual Sebagai Air


Kejadian 49: 4a


Engkau yang membual sebagai air, tidak lagi engkau yang terutama,

Orang yang membual sebagai air sangat membahayakan. Kalau ia bergejolak seperti ombak yang menderu, tentulah mematikan; kalaupun ia kelihatannya tenang, masih dapat menghanyutkan. Maka daripada itu Tuhan tidak mengutamakan dan memberkati orang yang berlaku seperti begini.

Sumber: Frans M. W.

19.1.07

Di Posisi Yang Benar

Yesaya 49: 8a

Beginilah firman TUHAN: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau;

Tuhan adalah kasih, tetapi Ia tidak dapat dipermainkan. Ia bermurah hati kepada siapa Ia hendak bermurah hati. Ia menjawab doa bilamana hidupku berkenan di hadapan-Nya.

Roh Kudus, biarlah hidup keluargaku berada di posisi yang berkenan dan menyenangkan hatiMu.

17.1.07

Kata-kata Fatal


2 Raja-raja 7: 1-2


Lalu berkatalah Elisa: "Dengarlah firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN: Besok kira-kira waktu ini sesukat tepung yang terbaik akan berharga sesyikal dan dua sukat jelai akan berharga sesyikal di pintu gerbang Samaria." Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya."

Elisa memberitakan pertolongan dari Tuhan kepada bangsa Israel terhadap serangan dan kepungan raja Aram. Tetapi ajudan raja tidak percaya dan berkata, singkatnya: "Ah, masa!" Dan karena ini, ia mati terinjak-injak besok harinya dan tidak dapat menikmati kemenangan yang luar biasa ini.

Roh Kudus, tolong aku supaya percaya dan bahkan supaya tidak terlanjur mengatakan beberapa patah kata yang kelihatannya biasa-biasa saja, tetapi merubah suatu janji berkat menjadi suatu kefatalan.

Labels: , , , , ,

11.1.07

Yang Biasa-biasa Menjadi Luar Biasa


Yohanes 14: 12a


Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan- pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu.

Tantangan dan tugas seorang percaya adalah merubah sesuatu yang sepertinya biasa-biasa saja untuk menjadi luar biasa dan untuk merubah sesuatu yang alamiah untuk menjadi dasar suatu mujizat. Sesuai dengan kehendak Bapa dan di dalam nama Tuhan Yesus tentunya.




10.1.07

Satu Kuasa Yang Jarang Diminta Manusia


Pengkhotbah 6:2

orang yang dikaruniai Allah kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sehingga ia tak kekurangan suatupun yang diingininya, tetapi orang itu tidak dikaruniai kuasa oleh Allah untuk menikmatinya, melainkan orang lain yang menikmatinya! Inilah kesia-siaan dan penderitaan yang pahit.

Bukan saja kekayaan atau kemuliaan yang dikaruniakan oleh Allah, tetapi juga kuasa untuk menikmatinya. Manusia jarang meminta kuasa ini dari Tuhan, yaitu kuasa untuk menikmati harta benda, untuk menikmati atap yang tidak bocor, nasi yang hangat atau perut yang kenyang (dan bukannya terlalu kenyang). Kekayaan dapat menolong mendapatkan semua ini, tetapi kalau sudah dapat, haruslah manusia meminta karunia untuk dapat menghargai, bersyukur dan menikmatinya. Kalau tidak, hidup ini tetap akan penuh derita.

This page is powered by Blogger. Isn't yours?