A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal

15.5.07

Mengambil Keputusan


2 Tawarikh 20: 3


Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN.

Ternyata seorang rajapun dapat menjadi takut. Tetapi Yosafat cukup bijaksana; ia mengambil keputusan untuk mencari Tuhan. Untuk mencari Tuhan dibutuhkan suatu keputusan. Sudahkah aku mengambil keputusan yang pasti dan tak tergoyahkan untuk menengadah kepada Tuhan setiap kali tekanan datang? Ataukah aku masih sering melihat ke kiri-kanan?

Tuhan, aku mengambil keputusan untuk mencari Engkau di setiap saat dan kondisi! Roh Kudus, ingatkanlah aku selalu untuk mencari pertolongan dari-Mu!

Labels:

10.5.07

Hasil Pujian Syukur


Yohanes 6: 11


Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki.

Aku baru membaca Yohanes 6 yang menceritakan Tuhan Yesus memberi makan 5000 orang dengan 5 roti 2 ikan. Dikatakan di ayat 11 bahwa Yesus 'mengucap syukur', padahal kalau di injil Markus dan Lukas, tertulis bahwa Yesus 'mengucapkan berkat' sebelum memecah-mecah roti. Pernah nggak kita tanya, mengapa Yesus, Pribadi bagian dari Trinitas, yang menciptakan Langit dan Bumi dengan kata-kata saja, mengapa Dia perlu repot-repot mengucapkan syukur? Siapa yang Dia perlu beri terima kasih itu? Mestinya kan tak perlu??

Ternyata ketika Ia mengucapkan syukur, Ia mengucapkan berkat. Ketika syukur dikatakan, barulah disitu mujizat terjadi. 5 roti 2 ikan cukup untuk 5000 orang makan sampai kenyang dan sebanyak yang mereka kehendaki, bahkan lebih. Memang, mujizat Tuhan selalu memuaskan. Ini juga terjadi di hidup Raja Yosafat (2 Tawarikh 20: 21-22); ketika ucapan syukur dinaikkan, dibuatlah Tuhan penghadangan atas musuh-musuh Israel dan bangsa Israel menerima berkat yg luar biasa dan bahkan tak dapat mereka tampung (ay. 25).

Tuhan, aku naikkan syukur padaMu! Dan aku tahu sekarang, mujizat-Mu terjadi di kala aku mengucapkan puji syukur tersebut!

Labels: ,

4.5.07

Dipuaskan Oleh Mujizat-Nya


Yohanes 2: 10-11


...dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang." Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.

Karya mujizat Tuhan Yesus di hidup orang percaya selalu memberi kepuasan dan sukacita yang melimpah, bahkan jauh melebihi dari apa yang manusia tawarkan. Betapapun sukses dan bahagia seseorang boleh alami atau rasakan di dalam hidup ini, di dalam Yesus, ada kepuasan dan sukacita yang melebihi segala hal. Namun, jangan sampai dalam sukacita yang besar, aku lupa akan Dia. Tetapi biarlah melalui mujizat Tuhan, hati ini bertambah percaya dan Yesus tambah dipermuliakan di hidupku.

Tuhan Yesus, biarlah karya mujizatMu memberiku kepuasan dan sukacita sejati!

Labels:

3.5.07

Pemuji Yang Gagah Berani


2 Tawarikh 20: 21


Setelah ia berunding dengan rakyat, ia mengangkat orang-orang yang akan menyanyi nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus yang semarak pada waktu mereka keluar di muka orang-orang bersenjata, sambil berkata: "Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"

Ternyata sifat dari seorang pemuji Tuhan haruslah gagah-berani. Raja Yosafat menempatkan pemuji Tuhan di muka dan bukan di belakang orang-orang bersenjata. Ini berarti bahwa puji-pujian yang dinyanyikan oleh orang-orang yang gagah berani (yaitu, orang-orang yang beriman bahwa Tuhan beserta) adalah barisan pendobrak pertama menghadapi suatu masalah. Maka bilamana aku menghadapi suatu masalah, maka biarlah menyanyikan puji-pujian yang penuh iman percaya menjadi hal pertama yang kulakukan. Apa yang terjadi bilamana puji-pujian dinyanyikan? Tertulis di ayat 22 :

Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat Tuhanlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah.

Tuhan sendirilah yang berperang bagi kita. Tuhan beserta di dalam puji-pujian. Dialah yang akan memecahkan semua tantangan, problem dan tekanan bilamana kita menyanyikan puji sembah!

Labels: , ,

This page is powered by Blogger. Isn't yours?