A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal

28.7.07

Roh Yang Mudah Taat


Mazmur 8: 2


Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.

Pagi ini, ketika keluargaku memuji Tuhan bersama-sama dan memuliakan-Nya dengan suara keras, tiba-tiba putriku, yang masih hanya mendekati 1 tahun umurnya, memukul-mukul drum mainan yang ia punya. Ia memuji bersama-sama dengan orang tuanya!!

Sukacitaku bukan karena anakku kelihatan lucu. Tetapi, karena Tuhan mengajar dan menunjukkan bahwa seorang anak kecil, rohnya akan demikian dengan mudah taat akan petunjuk Roh Kudus untuk memuji-muji Tuhan! Bagaimana denganku, seorang dewasa?

Tuhan, seperti seorang anak kecil yang penuh dengan ketaatan, itulah aku mau belajar menyembahMu!

Labels: ,

27.7.07

Kuasa di Dalam Pujian


Mazmur 8: 2


Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.

Tuhan Yesus menggunakan ayat ini ketika ia berkata di Matius 21: 16: Kata Yesus kepada mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?"

Mengapa? Ia mengartikan bahwa puji-pujian adalah sama dengan dasar kekuatan yang Ia letakkan, untuk membungkamkan musuh dan pendendam. Tuhan Yesus berkata bahwa di dalam pujian Ia memberi kuasa untuk memukul balik lawan kita, yaitu kuasa jahat. Haleluya! Pujilah Tuhan dengan segenap hatimu maka musuh-musuhmu akan mundur dari hidupmu.

Tuhan, ajarku untuk memuji hanya dengan dasar kuasa kekuatan-Mu!


Labels: ,

26.7.07

Mengikuti Meskipun Buta


Matius 9: 27


Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: "Kasihanilah kami, hai Anak Daud." Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: "Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" Mereka menjawab: "Ya Tuhan, kami percaya. Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu menurut imanmu."

Dua orang buta mengikuti Tuhan Yesus.
Bukankah ini suatu hal yang aneh? Bagaimana orang-orang yang buta, bisa mengikuti Seseorang? Pastilah mereka tersandung-sandung. Pastilah mereka mengalami banyak halangan. Dan, pastilah mereka mendapat bantuan dari yang dapat melihat. Tetapi, mereka terus mengikuti!

Demikianlah dengan hidup kita sekalian! Bukankah seringkali kita ini masih buta akan rencana Tuhan di dalam hidup ini? Bukankah sering kita hanya bisa meraba-raba? Seringkali kita terantuk, jatuh, tersandung dan terhalang.

Dikatakan bahwa kedua orang buta itu mengikuti Yesus sampai Ia masuk ke dalam sebuah rumah; ini berarti bahwa ada perjalanan yang cukup jauh ditempuh. Tetapi apakah mereka menyerah? Apakah mereka putus-asa? TIDAK! Mereka jalan terus sampai mereka bertemu Tuhan Yesus.

Seperti kedua orang buta itu, orang percaya harus jalan terus. Berarti tanpa putus asa kita harus ikut Tuhan Yesus. Kalau perlu minta tolong yang bisa melihat. Marilah kita merendahkan diri dan meminta petunjuk dari orang-orang yang sudah mengerti akan kasih Tuhan Yesus. Jalan terus! Terseok-seok mungkin! Tetapi berserulah dan carilah Tuhan Yesus. Tidak tinggal diam, tetapi sampai kita boleh menghadap muka dengan muka dengan-Nya! Dan oleh karena iman kita, maka mata kita boleh dicelikkan. Jalan Tuhan dibukakan! Rencana Tuhan disingkapkan! Kesehatan kita dipulihkan! Mujizat terjadi! Hidup kita diangkat! Haleluya!

Labels: , ,

13.7.07

HANYA!


Bilangan 13: 27-28

Mereka menceritakan kepadanya: "Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya. Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana.

Inilah pendapat dari 10 dari 12 pengintai yang Musa kirim untuk melihat tanah yang sudah dijanjikan sendiri oleh Tuhan. Tetapi, sayang sungguh teramat sayang, mereka menggunakan satu kata, yang membunuh iman seluruh bangsa Israel, yaitu kata, HANYA!!!

Pernahkah aku mendengar janji Tuhan, tetapi kemudian mendebatnya dengan kata HANYA? Ini kata yang sangat gawat dan berbahaya. Satu kata, tetapi membantah dan meragukan kuasa Tuhan. HANYA! Satu kata yang melihat kekecilan diri sendiri! HANYA! Satu kata yang tidak melihat kemampuan mujizat Tuhan! HANYA! Satu kata yang membunuh satu generasi di padang gurun.

Apakah seharusnya responsku ketika mendengar kata ini di hatiku? Seperti Kaleb di Bilangan 13: 30 yang berkata: "Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!", maka aku harus dengan segera mengatakan TIDAK kepada semua hanya dan semua keraguan. Kuasa pertolongan Tuhan dan mujizatNya lebih mampu dan besar dari segala tantangan dan persoalan.

Tuhan, aku mau terus percaya dan menolak habis semua ketidak-percayaan! Roh Kudus, tolong aku untuk terus percaya akan segala karya Bapa!

Sumber: Setelah Mendengar Kotbah Pdt. Jusuf Roni

Labels: ,

7.7.07

Tempat Jauh Dari Malapetaka


Amsal 5: 14


Aku nyaris terjerumus ke dalam tiap malapetaka di tengah-tengah jemaah dan perkumpulan."

Inilah betapa pentingnya aku berada di antara kalangan kaum percaya. Ayat ini dengan jelas mengajar bahwa meskipun aku berada di tengah-tengah jemaah (arti: banyak orang percaya yang di sekelilingku, mengawasi dan mendukungku dan juga ada banyak nasehat yang baik), di situpun hidup ini masih rentan dan dekat dengan bahaya. Maka daripada itu, perlu tambah hari tambah dekat dengan Tuhan. Hanya Ia yang dapat melindungi.

Tuhan, aku berdoa seperti Yabes di 1 Tawarikh 4: 10: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!"

Labels: ,

5.7.07

Dimiliki dan Dikuasai Roh Kudus


Yohanes 14: 16

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

"You cannot control a territory of which you have not occupied yet. (terjemahan: Engkau tidak dapat menguasai suatu daerah yang belum engkau duduki)." Demikianlah kira-kira sebuah pernyataan seorang Jendral tentara Israel. Artinya: sebuah hal haruslah dimiliki, barulah dapat dikuasai.

Pernyataan ini mengajarku bahwa kalau hidupku mau terkuasai oleh Roh Kudus dan menyalurkan kuasa Roh Kudus, maka aku harus mengizinkan Ia untuk "menduduki" dan memiliku. Banyak orang percaya mau kuasa Roh Kudus, tetapi tidak mau hidupnya dimiliki atau dikendalikan sepenuhnya oleh Tuhan.

Roh Kudus, aku berserah. Kendalikanku! Miliki segenap hidupku!

Labels:

This page is powered by Blogger. Isn't yours?