A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal

28.5.08

Ada Harapan


Pengkhotbah 9: 4


Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati.

Terkadang aku kecil hati dan merasa hidup ini tertekan. Jadi, apa bedanya dengan orang fasik? Ternyata satu hal, karena Roh Tuhan hidup dalamku dan oleh karenaNya aku hidup, maka aku boleh punya harapan. Itulah bedaku!! Ada harapan, ada iman, hati Tuhan disenangkan oleh percayaku, belas kasihan-Nya luluh, Ia pasti akan lakukan mujizat besar di hidupku. Halleluyah!

Labels: , ,

29.8.07

Tidak Mengecewakan


Roma 5: 5


Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Pengharapanku bukanlah dari apa yang sedang kulihat, kurasakan atau aku alami. Pengharapanku bukanlah dari apa yang siaran berita kabarkan. Pengharapanku bukanlah dari jumlah saldo di bank rekeningku! Melainkan, pengharapan datang dari firman Tuhan yang mengatakan bahwa kasihNya telah (perhatikan: bukan akan, tetapi telah) dicurahkan kepada kita dan menjamin 100 % bahwa tidak ada kekecewaan! Satisfaction Guaranteed to all the believers! Halleluyah!


Labels:

14.8.07

Bukalah Mulutmu Lebar


Mazmur 81: 11

Akulah TUHAN, Allahmu, yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir: bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh.

Tuhan telah membawaku keluar dari Mesir, yaitu hidup penuh dosa dan nestapa. Apa yang Ia perintahkan setelah aku keluar dari Mesir? Membuka mulutku lebar-lebar sehingga Ia akan membuatnya penuh. Apakah artinya ini? Ini berarti bahwa aku harus berharap akan perkara-perkara yang besar, yang di luar dari apa yang dapat kubayangkan atau pikirkan. Ia siap memberkati dan membuat 'mulutku penuh'; jadi, karena cinta kasihNya akan dilimpahkan dengan luar biasa, maka mulutkupun akan penuh dengan pujian syukur.

Tuhan, ku tidak mau berpaling balik lagi ke hidup penuh dosa, tetapi aku hanya berharap kepada Engkau, sumber dari hidup yang penuh kepuasan.

Sumber: Setelah mendengar khotbah Pst. Charles Stanley

Labels: , ,

26.7.07

Mengikuti Meskipun Buta


Matius 9: 27


Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: "Kasihanilah kami, hai Anak Daud." Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: "Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" Mereka menjawab: "Ya Tuhan, kami percaya. Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu menurut imanmu."

Dua orang buta mengikuti Tuhan Yesus.
Bukankah ini suatu hal yang aneh? Bagaimana orang-orang yang buta, bisa mengikuti Seseorang? Pastilah mereka tersandung-sandung. Pastilah mereka mengalami banyak halangan. Dan, pastilah mereka mendapat bantuan dari yang dapat melihat. Tetapi, mereka terus mengikuti!

Demikianlah dengan hidup kita sekalian! Bukankah seringkali kita ini masih buta akan rencana Tuhan di dalam hidup ini? Bukankah sering kita hanya bisa meraba-raba? Seringkali kita terantuk, jatuh, tersandung dan terhalang.

Dikatakan bahwa kedua orang buta itu mengikuti Yesus sampai Ia masuk ke dalam sebuah rumah; ini berarti bahwa ada perjalanan yang cukup jauh ditempuh. Tetapi apakah mereka menyerah? Apakah mereka putus-asa? TIDAK! Mereka jalan terus sampai mereka bertemu Tuhan Yesus.

Seperti kedua orang buta itu, orang percaya harus jalan terus. Berarti tanpa putus asa kita harus ikut Tuhan Yesus. Kalau perlu minta tolong yang bisa melihat. Marilah kita merendahkan diri dan meminta petunjuk dari orang-orang yang sudah mengerti akan kasih Tuhan Yesus. Jalan terus! Terseok-seok mungkin! Tetapi berserulah dan carilah Tuhan Yesus. Tidak tinggal diam, tetapi sampai kita boleh menghadap muka dengan muka dengan-Nya! Dan oleh karena iman kita, maka mata kita boleh dicelikkan. Jalan Tuhan dibukakan! Rencana Tuhan disingkapkan! Kesehatan kita dipulihkan! Mujizat terjadi! Hidup kita diangkat! Haleluya!

Labels: , ,

24.6.07

Putus Asa Atau Pasrah?


Yesaya 40: 31


tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Apakah perbedaan seorang yang putus asa atau yang sungguh-sungguh pasrah akan Tuhan? Mungkin dari pengamatan sesaat, terlihat bahwa seseorang kelihatan loyo dan lemah. Tetapi, apakah ia sebenarnya putus asa atau pasrah? Satu perbedaan: Orang yang sungguh-sungguh pasrah masih punya pengharapan terhadap Tuhan. Dan kalau ia berharap terhadap Tuhan, maka mujizat akan terjadi dan pastilah hidupnya akan menjulang tinggi, bahkan terlebih tinggi dari yang pernah ia alami. Puji Nama Tuhan!

Labels: , ,

3.4.07

Sampai


Mazmur 123: 2


Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita.

SAMPAI! Suatu kata yang demikian kuat. Sampai Ia mengasihaniku. Sampai Ia menjawab doaku. Sampai Ia mendengar permohonanku. Sampai, ya sampai pertolongan itu terwujud! Inilah bakal jawaban dari suatu pengharapan yang benar; ini adalah pengharapan yang tidak kurang ajar, tetapi yang penuh hormat dari seorang hamba kepada tuannya.

Labels:

This page is powered by Blogger. Isn't yours?