A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal

28.5.08

Ada Harapan


Pengkhotbah 9: 4


Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati.

Terkadang aku kecil hati dan merasa hidup ini tertekan. Jadi, apa bedanya dengan orang fasik? Ternyata satu hal, karena Roh Tuhan hidup dalamku dan oleh karenaNya aku hidup, maka aku boleh punya harapan. Itulah bedaku!! Ada harapan, ada iman, hati Tuhan disenangkan oleh percayaku, belas kasihan-Nya luluh, Ia pasti akan lakukan mujizat besar di hidupku. Halleluyah!

Labels: , ,

11.10.07

Mengingatkan Tuhan


Nehemia 1: 8-10

Ingatlah akan firman yang Kaupesan kepada Musa, hamba-Mu itu, yakni: Bila kamu berubah setia, kamu akan Kucerai-beraikan di antara bangsa-bangsa. Tetapi, bila kamu berbalik kepada-Ku dan tetap mengikuti perintah-perintah-Ku serta melakukannya, maka sekalipun orang-orang buanganmu ada di ujung langit, akan Kukumpulkan mereka kembali dan Kubawa ke tempat yang telah Kupilih untuk membuat nama-Ku diam di sana.

Hati Tuhan tersentuh dan Ia bertindak bilamana Ia diingatkan akan Firman-Nya. Ini bukan karena Tuhan pelupa, tetapi Ia bertindak bilamana ada doa disertai dengan iman percaya.

Adakah doaku sudah penuh iman percaya akan janji-janji Firman-Nya? Apakah imanku mengguncangkan hati-Nya sehingga Ia bertindak?

Labels: ,

13.9.07

Masalah Besar Atau Sasaran Empuk?


1 Samuel 17: 48-50

Ketika orang Filistin itu bergerak maju untuk menemui Daud, maka segeralah Daud berlari ke barisan musuh untuk menemui orang Filistin itu; lalu Daud memasukkan tangannya dalam kantungnya, diambilnyalah sebuah batu dari dalamnya, diumbannya, maka kenalah dahi orang Filistin itu, sehingga batu itu terbenam ke dalam dahinya, dan terjerumuslah ia dengan mukanya ke tanah. Demikianlah Daud mengalahkan orang Filistin itu dengan umban dan batu; ia mengalahkan orang Filistin itu dan membunuhnya, tanpa pedang di tangan.

Sering kali seseorang melihat masalah di depannya sebagai raksasa, terlalu besar untuk dikalahkan. Daud melihat Goliat bukannya sebagai terlalu besar untuk dikalahkan, tetapi sebagai sasaran Goliat sungguh terlalu besar sehingga pastilah tak mungkin luput batu yang diumbankan. Banyak orang melihat problem yang besar, tetapi Daud, dengan kuasa Tuhan, melihat sasaran empuk!

Labels: ,

21.8.07

Tuhan Menyediakan


Kejadian 22: 13-14

Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya. Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."

Salah satu dari Nama Tuhan ialah Jehovah Jireh yang berarti: TUHAN menyediakan. Nama ini begitu dikenal di antara umat Kristiani. Dan Nama ini hanya ditemukan satu kali di Alkitab yaitu di Kejadian 22: 14. Abraham menamai tempat di mana di situ, atas perintah Tuhan, ia taat untuk mempersembahkan Ishak, anaknya yang tunggal. Tetapi, tepat sebelum ia melakukannya, Tuhan menyediakan seekor domba jantan sebagai ganti.

Memang aku belum mempunyai iman sebesar Abraham. Tetapi, kalau aku mau mengalami kenyataan di mana Tuhan ialah Tuhan Yang Menyediakan segala hal, maka aku harus belajar untuk taat. Taat untuk berkorban. Berkorban apa? Berkorban dan memberikan apa yang Ia minta dariku. Tidaklah mudah. Tetapi aku mau belajar. Dan di situ, di tempat itulah, di mana aku taat dan berkorban, NamaNya ialah Jehovah Jireh, TUHAN Menyediakan.

Labels: ,

26.7.07

Mengikuti Meskipun Buta


Matius 9: 27


Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: "Kasihanilah kami, hai Anak Daud." Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: "Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" Mereka menjawab: "Ya Tuhan, kami percaya. Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu menurut imanmu."

Dua orang buta mengikuti Tuhan Yesus.
Bukankah ini suatu hal yang aneh? Bagaimana orang-orang yang buta, bisa mengikuti Seseorang? Pastilah mereka tersandung-sandung. Pastilah mereka mengalami banyak halangan. Dan, pastilah mereka mendapat bantuan dari yang dapat melihat. Tetapi, mereka terus mengikuti!

Demikianlah dengan hidup kita sekalian! Bukankah seringkali kita ini masih buta akan rencana Tuhan di dalam hidup ini? Bukankah sering kita hanya bisa meraba-raba? Seringkali kita terantuk, jatuh, tersandung dan terhalang.

Dikatakan bahwa kedua orang buta itu mengikuti Yesus sampai Ia masuk ke dalam sebuah rumah; ini berarti bahwa ada perjalanan yang cukup jauh ditempuh. Tetapi apakah mereka menyerah? Apakah mereka putus-asa? TIDAK! Mereka jalan terus sampai mereka bertemu Tuhan Yesus.

Seperti kedua orang buta itu, orang percaya harus jalan terus. Berarti tanpa putus asa kita harus ikut Tuhan Yesus. Kalau perlu minta tolong yang bisa melihat. Marilah kita merendahkan diri dan meminta petunjuk dari orang-orang yang sudah mengerti akan kasih Tuhan Yesus. Jalan terus! Terseok-seok mungkin! Tetapi berserulah dan carilah Tuhan Yesus. Tidak tinggal diam, tetapi sampai kita boleh menghadap muka dengan muka dengan-Nya! Dan oleh karena iman kita, maka mata kita boleh dicelikkan. Jalan Tuhan dibukakan! Rencana Tuhan disingkapkan! Kesehatan kita dipulihkan! Mujizat terjadi! Hidup kita diangkat! Haleluya!

Labels: , ,

13.7.07

HANYA!


Bilangan 13: 27-28

Mereka menceritakan kepadanya: "Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya. Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana.

Inilah pendapat dari 10 dari 12 pengintai yang Musa kirim untuk melihat tanah yang sudah dijanjikan sendiri oleh Tuhan. Tetapi, sayang sungguh teramat sayang, mereka menggunakan satu kata, yang membunuh iman seluruh bangsa Israel, yaitu kata, HANYA!!!

Pernahkah aku mendengar janji Tuhan, tetapi kemudian mendebatnya dengan kata HANYA? Ini kata yang sangat gawat dan berbahaya. Satu kata, tetapi membantah dan meragukan kuasa Tuhan. HANYA! Satu kata yang melihat kekecilan diri sendiri! HANYA! Satu kata yang tidak melihat kemampuan mujizat Tuhan! HANYA! Satu kata yang membunuh satu generasi di padang gurun.

Apakah seharusnya responsku ketika mendengar kata ini di hatiku? Seperti Kaleb di Bilangan 13: 30 yang berkata: "Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!", maka aku harus dengan segera mengatakan TIDAK kepada semua hanya dan semua keraguan. Kuasa pertolongan Tuhan dan mujizatNya lebih mampu dan besar dari segala tantangan dan persoalan.

Tuhan, aku mau terus percaya dan menolak habis semua ketidak-percayaan! Roh Kudus, tolong aku untuk terus percaya akan segala karya Bapa!

Sumber: Setelah Mendengar Kotbah Pdt. Jusuf Roni

Labels: ,

7.3.07

Berani bersama Tuhan


Mazmur 18: 30


Karena dengan Engkau aku berani menghadapi gerombolan, dan dengan Allahku aku berani melompati tembok.

Ada dua macam sifat. Yang pertama adalah orang yang nekadnya minta ampun, tetapi ia sering mengarah kepada kekerasan hati dan sifat. Tetapi tanpa Tuhan, cepat atau lambat bukankah ia akan terperosok? Yang kedua, kelihatannya ia dekat sekali sama Tuhan; diam, pandai, sopan, senyum ke kiri dan ke kanan. Tetapi, kalau diminta maju melayani Tuhan, langsung geleng-geleng kepala. Bukankah upah berkat tidak akan pernah datang? Aku tahu yang mana aku adanya; bagaimana dengan anda?

Aku mau belajar dari Raja Daud, bahwa hanya di dalam kuat kuasa dan penyertaan Tuhan, aku mau belajar melangkah dengan berani. Dan bilamana Ia sudah menyatakan jalan-Nya dengan jelas, bolehlah aku belajar untuk menjadi pemberani. Dengan Tuhan aku berani menghadapi gerombolan pencemooh; dengan-Nya tembok masalah aku berani lompati.

Labels: ,

17.1.07

Kata-kata Fatal


2 Raja-raja 7: 1-2


Lalu berkatalah Elisa: "Dengarlah firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN: Besok kira-kira waktu ini sesukat tepung yang terbaik akan berharga sesyikal dan dua sukat jelai akan berharga sesyikal di pintu gerbang Samaria." Tetapi perwira, yang menjadi ajudan raja, menjawab abdi Allah, katanya: "Sekalipun TUHAN membuat tingkap-tingkap di langit, masakan hal itu mungkin terjadi?" Jawab abdi Allah: "Sesungguhnya, engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa dari padanya."

Elisa memberitakan pertolongan dari Tuhan kepada bangsa Israel terhadap serangan dan kepungan raja Aram. Tetapi ajudan raja tidak percaya dan berkata, singkatnya: "Ah, masa!" Dan karena ini, ia mati terinjak-injak besok harinya dan tidak dapat menikmati kemenangan yang luar biasa ini.

Roh Kudus, tolong aku supaya percaya dan bahkan supaya tidak terlanjur mengatakan beberapa patah kata yang kelihatannya biasa-biasa saja, tetapi merubah suatu janji berkat menjadi suatu kefatalan.

Labels: , , , , ,

This page is powered by Blogger. Isn't yours?