A Christian Journal for the Spiritual Growth of Christians in Indonesia. Jurnal Kasih Kekal jurnal.kasihkekal.org (blog) adalah bagian dari Kasih Kekal www.kasihkekal.org yang berisi berita dan pemikiran kristiani singkat. Anda dapat "berlangganan" Jurnal Kasih Kekal melalui xml berikut: http://feeds.feedburner.com/JurnalKasihKekal

9.10.07

Pengakuan Dosa Menyertai Doa Syafaat


Nehemia 1: 6-7

berilah telinga-Mu dan bukalah mata-Mu dan dengarkanlah doa hamba-Mu yang sekarang kupanjatkan ke hadirat-Mu siang dan malam bagi orang Israel, hamba-hamba-Mu itu, dengan mengaku segala dosa yang kami orang Israel telah lakukan terhadap-Mu. Juga aku dan kaum keluargaku telah berbuat dosa. Kami telah sangat bersalah terhadap-Mu dan tidak mengikuti perintah-perintah, ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan yang telah Kauperintahkan kepada Musa, hamba-Mu itu.

Mendoakan orang lain tidak berarti bahwa kita sendiri terlepas dari kesalahan. Seperti Nehemia, doa syafaat untuk segenap umat disertai dengan pengakuan dan penyesalan dosa diri sendiri.

Labels: ,

21.9.07

Hindarilah Kawin Campur


Ezra 9: 12


Jadi sekarang janganlah kamu memberikan anak-anak perempuanmu kepada anak lelaki mereka, ataupun mengambil anak-anak perempuan mereka untuk anak-anak lelakimu. Janganlah kamu mengikhtiarkan kesejahteraan dan kebahagiaan mereka untuk selama-lamanya, supaya kamu menjadi kuat, mengecap hasil tanah yang baik, dan mewariskan tanah itu kepada anak-anakmu untuk selama-lamanya.

Seorang anak Tuhan yang menikah dengan orang yang tidak percaya akan Tuhan Yesus sungguh sulit hidupnya. Orang itu akan menjadi lemah, tidak menikmati hasil jerih-payahnya dan anak-anaknya kehilangan warisan yang Bapa di surga janjikan. Hanyalah bilamana pasangan ini berpaling dan bertobat kepadaNya maka hal ini terhindari.


Labels: ,

14.8.07

Bukalah Mulutmu Lebar


Mazmur 81: 11

Akulah TUHAN, Allahmu, yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir: bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh.

Tuhan telah membawaku keluar dari Mesir, yaitu hidup penuh dosa dan nestapa. Apa yang Ia perintahkan setelah aku keluar dari Mesir? Membuka mulutku lebar-lebar sehingga Ia akan membuatnya penuh. Apakah artinya ini? Ini berarti bahwa aku harus berharap akan perkara-perkara yang besar, yang di luar dari apa yang dapat kubayangkan atau pikirkan. Ia siap memberkati dan membuat 'mulutku penuh'; jadi, karena cinta kasihNya akan dilimpahkan dengan luar biasa, maka mulutkupun akan penuh dengan pujian syukur.

Tuhan, ku tidak mau berpaling balik lagi ke hidup penuh dosa, tetapi aku hanya berharap kepada Engkau, sumber dari hidup yang penuh kepuasan.

Sumber: Setelah mendengar khotbah Pst. Charles Stanley

Labels: , ,

This page is powered by Blogger. Isn't yours?