Soli Deo Gloria

August 01, 2005

Sekarang Saya Adalah Wanita Yang Beruntung


Dikutip dengan seizin Pondok Hayat. Hak Cipta (c) 2005 Pondok Hayat www.pondokhayat.org Dilarang keras untuk mengutip dan mengedarkan kesaksian ini dalam bentuk apapun tanpa seizin Pelayanan Pondok Hayat


Saya dulu menjadi seorang wanita yang tak beruntung. Selama 6 tahun saya hidup bersama seorang laki-laki yang hanya menikahi saya dengan nikah siri.

Suatu hari pria yang tinggal serumah dengan saya ini mengatakan bahwa dia bosan di rumah dan ingin pergi ke Surabaya untuk mencari pekerjaan. Karena dia memaksa, maka saya mengijinkan di pergi.

Waktu berjalan begitu cepat dan ternyata dia menjalin hubungan dengan wanita lain. Saya sangat terpukul dengan kejadian itu dan stres berat. Tanpa pikir panjang akhirnya saya pulang ke rumah orang tua saya. Selama 1 bulan berada di rumah orang tua, saya semakin bertambah bingung dan stress.

Merasa tidak tenang, saya putuskan untuk pergi ke Surabaya. Saya langsung mencari seorang teman dan berhasil menemukannya. Teman saya ini merasa heran melihat saya datang ke Surabaya sendiri.

Saya ceritakan semua masalah saya kepadanya. Teman ini menyarankan agar saya kembali kepada "suami" saya tetapi saya tetapi saya tetap tidak mau. Saya katakan juga kalau saya dalam keadaan hamil dan teman ini malah menyarankan saya agar melakukan tindakan aborsi.

Untung saja ada salah seorang teman lain yang mau menolong saya dan bersedia mencarikan jalan keluar. Dia menyuruh saya untuk tinggal di Pondok Hayat. Mula-mula saya tidak mau dan tidak paham tempat apa Pondok Hayat itu. Setelah sampai di Pondok Hayat saya disambut dengan ramah.

Di Pondok Hayat setiap pagi dan malam diadakan doa bersama dan belajar tentang firman-firman Tuhan. Di sini saya merasa tenang dan damai. Semua orang bergaul dengan baik dan rukun, meskipun kami berdatangan dari berbagai daerah.

Setelah beberapa saat di Pondok Hayat, akhirnya tiba saatnya untuk saya bersalin. Saya melahirkan seorang bayi perempuan yang mungil dan cantik. Setelah sebulan berada di Pondok Hayat, saya mengikuti baptisan air dan menyerahkan hidupku dalam tangan Tuhan Yesus, karena tanpa pertolongan-Nya tidak mungkin saya bisa tabah menghadapi semua ini.

Sekarang saya menjadi seorang wanita yang beruntung karena mengenal Yesus Kristus.

(Disaksikan oleh Asih bukan nama sebenarnya).

Dikutip dengan seizin Pondok Hayat. Hak Cipta (c) 2005 Pondok Hayat www.pondokhayat.org Dilarang keras untuk mengutip dan mengedarkan kesaksian ini dalam bentuk apapun tanpa seizin Pelayanan Pondok Hayat

Comments: Post a Comment

<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?