Soli Deo Gloria

May 01, 2005

Doa! Percaya! Melangkah!


[Dicuplik dari kolom Jurnal Kasih Kekal, April 2005.]

Kemarin malam situs Kasih Kekal menghadapi sesuatu hal yang amat sulit. Kebetulan, sesungguhnya bukan kebetulan, saya perhatikan sesuatu hal kecil di mana disadari bahwa situs Kasih Kekal sedang di bawah "serangan" atau gangguan pada waktu itu. Sebagai seorang yang sangat terbatas pengetahuannya di bidang komputer, ini tentunya adalah sesuatu yang sangat mengkhawatirkan bagiku. Apa yang harus dilakukan? Ada sesuatu, entah itu virus, entah itu tangan usil, yang berusaha mengganggu. Yang saya tahu ini bukan dari pihak Tuhan.

Reaksi pertama adalah untuk langsung menganalisa akar problemanya dan mencabut sumber masalah ini. Yang repot adalah saya tidak tahu akarnya. Cuma saya ketahui "buah" dari si jahat ini. Apa dayaku? Untung, ...oh tidak, untung bukan sesuatu kata yang benar. Terpujilah nama Tuhan kalau Dia di fihak orang percaya! Saya mulai berdoa. Saya mulai ada hikmat. Saya mulai lakukan satu hal. Lihat hasilnya. Masih sama. Lakukan hal kedua. Masih tidak benar. Ketiga. Keempat. Sudah hampir subuh. Saya tahu Dia menuntunku. Tetapi, masalah masih berjalan terus ya? Waktu berlalu terus. Langkah kelima.......tiba-tiba.... berhenti problemanya! Halleluya!!!!! YHWH Nissi! Tuhan Panji-Panjiku!

Kalau secara logika, langkah kelima adalah yang menyembuhkan masalah ini, bukan? Tetapi saya tidak terlalu yakin akan hal itu. Ya memang itu sangat penting. Tetapi saya merasa bahwa langkah pertama sampai ke empat harus kulakukan, baru saya mendapat kemenangan ini.

Bukankah ini gambaran dari pergumulan hidup kita ini? Kita hadapi masalah. Kita doa. Kita taat. Kita melangkah. Lalu kita menggerutu "Belum berakhir ya masalah ini?" Jangan berhenti! Terus doa! Terus taat! Terus gempur itu antek-antek si jahat! Terus tumpas itu ketidak-percayaan! Terus bersandar sama Kekasih Ilahi! Doa! Melangkah! Percaya! Doa! Melangkah! Percaya! Doa.....

Dan satu saat, tidak lama lagi, dobrakan kemenangan di pihak orang benar! Asal percaya saja....

1 Samuel 17: 45-47

Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah, dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami."

Ayat-ayat dikutib dari Alkitab Terjemahan Baru (c) Lembaga Alkitab Indonesia, 1974.
Copyright/Hak Cipta © 2005 Kasih Kekal www.kasihkekal.org

This page is powered by Blogger. Isn't yours?